Journalist Independent, MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam mencegah aksi geng motor dan tawuran antarkelompok.
Ajakan tersebut disampaikan Arya saat melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nahdatussa’adah, Jalan Cendrawasih III No. 38, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polrestabes Makassar mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, kepolisian juga berupaya menyerap aspirasi dan mendengarkan persoalan keamanan yang berkembang di lingkungan warga.
Sejumlah pejabat utama (PJU) Polrestabes Makassar turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Wakapolsek Mariso AKP Kamaruddin, para kepala unit (Kanit), personel Polsek Mariso, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Arya mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap persoalan keamanan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran keluarga dan lingkungan dinilai penting untuk mencegah kenakalan remaja, termasuk keterlibatan anak-anak dalam aksi yang berpotensi melanggar hukum.
Ia secara khusus mengajak tokoh masyarakat dan para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi keterlibatan anak-anak dalam kelompok geng motor maupun tawuran antarkelompok.
Polrestabes Makassar, kata Arya, terus mengoptimalkan tiga pendekatan dalam menangani gangguan kamtibmas, yakni preemtif, preventif, dan represif.
Pendekatan preemtif dan preventif dilakukan melalui patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan gangguan keamanan. Polisi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, terutama kalangan remaja yang rentan terlibat dalam aksi tawuran.
Sementara itu, pendekatan represif dilakukan melalui penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana. Penindakan juga menyasar anggota geng motor, pelaku tawuran, serta orang-orang yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa hak.
Arya menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penindakan. Kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan dan membuka ruang komunikasi dengan warga.
“Selain melalui patroli dan penegakan hukum, kami juga turun langsung ke tengah masyarakat melalui kegiatan Subuh Keliling ini. Kami ingin menjalin silaturahmi sekaligus mendengarkan secara langsung keluhan dan permasalahan yang dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Kapolrestabes Makassar juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungannya.
Warga dapat menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 untuk meminta bantuan maupun kehadiran personel Polri ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan kepolisian.
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polrestabes Makassar berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Keterlibatan warga, tokoh masyarakat, dan keluarga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan gangguan kamtibmas serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.






