Journalist Independent.com, JAKARTA – Samsung melontarkan sindiran kepada Apple. Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan itu menggunakan sebuah apel hijau untuk menyindir iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple lewat sebuah video iklan.
Dalam video tersebut, Samsung mempertemukan apel dengan Galaxy Z Fold 8. Bukan sekadar menampilkan desain, iklan tersebut juga menonjolkan perbandingan ketebalan dan bobot kedua perangkat.
Video yang dibagikan pekan lalu melalui akun Instagram @weareforeal itu merupakan konten kemitraan berbayar dengan Samsung.
Dalam video tersebut, sebuah apel hijau terlihat dibelah menjadi beberapa bagian. Potongan-potongan apel itu kemudian bergulir melewati deretan ponsel lipat Samsung dari berbagai generasi.
Adegan berikutnya menjadi bagian yang paling menyindir. Potongan apel itu mencoba melipat dirinya sendiri, tetapi gagal. Daun yang menempel pada apel justru terlepas dan jatuh.
Setelah itu, Galaxy Z Fold 8 muncul sebagai pembanding. Ponsel lipat Samsung tersebut ditampilkan dengan desain yang diklaim lebih ramping dan ringan dibandingkan iPhone Duo.
Klaim Lebih Tipis 1,6 Mm dan Ringan 53 Gram
Dalam iklan tersebut, Samsung mengklaim Galaxy Z Fold 8 memiliki ketebalan 1,6 milimeter lebih tipis dan bobot 53 gram lebih ringan dibandingkan iPhone Duo.
Perbandingan ini menjadi pesan utama yang ingin disampaikan Samsung. Lewat visual sederhana, perusahaan tersebut seolah ingin menunjukkan bahwa pengalaman membuat ponsel lipat tidak cukup hanya dengan menghadirkan layar yang bisa dilipat. Desain yang tipis dan bobot yang ringan juga menjadi hal penting.
Video kemudian ditutup dengan slogan, “Years ahead in Foldables” atau bertahun-tahun lebih maju dalam teknologi ponsel lipat.
Slogan itu sekaligus menjadi penegasan posisi Samsung yang sudah lebih dulu mengembangkan perangkat dengan layar lipat sebelum Apple masuk ke segmen tersebut.
Sindiran Samsung Tuai Beragam Respons
Dikutip dari Android Authority, iklan tersebut memancing beragam reaksi dari pengguna internet.
Sebagian warganet menikmati cara Samsung menyindir Apple. Namun, tidak sedikit pula yang menilai pendekatan tersebut terkesan kekanak-kanakan.
Bukan kali ini saja Samsung menggunakan strategi sindiran untuk menarik perhatian publik. Perusahaan itu sebelumnya pernah meluncurkan kampanye Ingenius dan Growing Up yang menyentil sejumlah keterbatasan iPhone.
Samsung bahkan pernah menghadirkan sosok yang menyerupai CEO Apple, Tim Cook, dalam materi promosi yang digunakan untuk memuji ponsel lipatnya.
Strategi saling menyindir memang sudah cukup lama mewarnai persaingan dua raksasa teknologi tersebut. Apple dan Samsung kerap menggunakan iklan untuk menonjolkan keunggulan produk masing-masing sekaligus menyoroti kekurangan pesaing.
Muncul di Tengah Isu Layar iPhone Duo
Sindiran terbaru Samsung juga muncul ketika sejumlah pengguna mulai mengeluhkan layar bagian dalam iPhone Duo yang disebut retak setelah digunakan dalam waktu singkat.
Meski begitu, keluhan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa iPhone Duo memiliki masalah kualitas layar yang terjadi secara luas.
Karena itu, klaim dan perbandingan dalam iklan Samsung tetap perlu dilihat sebagai bagian dari strategi promosi perusahaan. Sementara itu, persoalan ketahanan layar iPhone Duo masih membutuhkan bukti dan pengamatan lebih lanjut.
Di tengah persaingan ponsel lipat yang semakin ramai, Samsung tampaknya ingin mengingatkan konsumen bahwa mereka bukan pemain baru di pasar ini. Lewat sindiran sebuah apel, perusahaan itu sekaligus menegaskan keunggulan yang ingin ditonjolkan dari Galaxy Z Fold 8.





