Alasan Menkeu Suahasil Rombak Pejabat Kemenkeu

Journalist Independent
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara

Journalist Independent.com, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dalam kesempatan ini, ada dua pejabat yang diberhentikan. Suahasil pun mengungkap alasannya.

Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Keuangan, Robert Leonard Marbun dicopot dari posisi Sekretaris Jenderal dan digantikan oleh Astera Primanto Bhakti yang semula menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan.

Tak hanya itu, Askolani juga dicopot dari jabatannya Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan digantikan Nufransa Wira Sakti.

Menurut Suahasil, pelantikan hari ini menjadi bagian dari perjalanan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk beradaptasi dan memperkuat organisasi.

Dia bilang, perjalanan organisasi di Kemenkeu menjadi sangat penting ke depannya. Pelantikan ini sebagai bentuk estafet kepemimpinan untuk menjaga dan meneruskan legacy pengabdian.

“Pelantikan pada pagi hari ini adalah bagian dari perjalanan Kementerian Keuangan untuk terus beradaptasi dan memperkuat organisasi,” ujar Suahasil dalam sambutannya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/206).

Minta Pejabat Kerja Baik

Suahasil memberikan pesan kepada masing-masing pejabat yang dilantiknya. Kepada Astera Primanto Bhakti yang kini baru menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), Suahasil meminta agar unit tersebut menjadi penggerak organisasi keseluruhan Kementerian Keuangan.

“Seluruh fungsi dukungan manajemen, mulai dari sumber daya manusia, anggaran, organisasi, hukum, komunikasi, hingga pengelolaan aset internal, harus diarahkan untuk memastikan prioritas kerja Kementerian Keuangan terlaksana dengan baik,” beber Suahasil.

Lalu, untuk Direktur Jenderal Perbendaharaan yang baru, Tri Budhianto, Suahasil meminta untuk transformasi menuju modern treasury operations.

Suahasil menilai perlu mendapatkan penguatan bukan saja dalam hal pelaksanaan anggaran, tetapi dalam hal penyusunan anggaran, penganggaran kementerian dan lembaga. Dengan pengalaman Tri selama ini dapat membuat pemahaman antara penganggaran dan pelaksanaan anggaran harusnya menjadi lebih tersambung.

Baca Juga  Buntut Kasus Jule, Ahmad Sahroni Minta Vape Dilarang Total

“Dirjen Perbendaharaan harus terus berinovasi melalui digitalisasi. Dirjen Perbendaharaan yang sebelumnya yaitu Pak Prima telah mengatakan bahwa backbone dari transformasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah digitalisasi. Saya minta ini diteruskan, dengan memperkuat tata kelola, penguatan proses bisnis, dan kemudian pengembangan dari modern treasury operations,” terangnya.

Soroti Sistem Pembayaran Langsung