Journalist Independent.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026–2031. Ia terpilih karena tak ada yang mau melawannya.
Sebelumnya, ia juga digadang-gadang calon kuat Ketua Golkar Sulsel, namun pimpinan partai beringin itu dipimpin Ilham Arief Sirajuddin.
Appi ditetapkan sebagai ketua baru dalam Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Demokrat Sulsel yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Jumat (23/10/2026) malam.
Dalam forum tersebut, Appi menjadi calon tunggal dan memperoleh dukungan penuh dari 27 suara. Penetapan itu sekaligus mengakhiri kepemimpinan Ni’matullah Erbe yang telah menakhodai Demokrat Sulsel selama dua periode.
Pengumuman terpilihnya Appi disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Demokrat, Si Made Rai Edi, bersama Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Herman Khaeron.
Si Made Rai Edi berharap kepemimpinan Appi dapat membawa Partai Demokrat semakin berkembang di Sulawesi Selatan.
“Semoga dengan terpilihnya Appi bisa membawa Demokrat semakin jaya di Sulsel,” ujarnya.
Sementara itu, Herman Khaeron menekankan pentingnya bagi kepengurusan baru untuk segera beradaptasi dan memperkuat struktur partai. Ia juga meminta Appi tetap merangkul kader-kader yang telah lama berjuang membesarkan Demokrat di Sulsel.
“Harapan untuk ketua baru agar tetap mengakomodir teman-teman yang sudah lama berjuang. Jika ini bersatu, target-target bisa dicapai,” kata Herman.
Herman turut menyampaikan apresiasi kepada Ni’matullah Erbe atas kerja kerasnya memimpin dan membesarkan Partai Demokrat Sulsel selama dua periode.
Appi Segera Susun Kepengurusan
Usai terpilih, Appi mengatakan dirinya diberi waktu paling lama satu bulan untuk menyusun struktur kepengurusan baru. Ia memastikan kader dari kepengurusan sebelumnya tetap memiliki kesempatan untuk bergabung dalam struktur yang akan dibentuk.
Menurut Appi, pengalaman dan jam terbang pengurus lama menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan kepengurusan Demokrat Sulsel periode 2026–2031.
“Pengurus lama memiliki kelebihan-kelebihan tersendiri dan jam terbang yang harus diperhatikan untuk dimasukkan di struktur kepengurusan baru,” ujar Appi.
Mundur dari Golkar
Pada 5 Oktober, Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin resmi mengundurkan diri dari Golkar. Appi yang saat itu menjabat Ketua DPD II Golkar Makassar memilh mundur usai dirayu bergabung dengan Demokrat.
Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya ke Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di Jalan Batu Putih, Makassar, Senin (5/10/2026). Hal ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid.
“Sudah resmi mundur, mulai hari ini. Tadi pagi diantar langsung suratnya ke rumah Pak IAS,” ujar Kadir kepada wartawan, Senin (5/10).






