JAKARTA โ Api menghanguskan deretan bedeng pekerja konstruksi di kawasan Jalan Kedoya Raya, RT 4 RW 3, Kelurahan Kedoya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (4/9/2026). Sedikitnya 20 bedeng dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut.
Bedeng-bedeng yang terbakar diketahui menjadi tempat tinggal sementara para pekerja konstruksi. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu bedeng yang sedang kosong karena penghuninya tengah bekerja.
Korlap Peleton A Damkar Kebon Jeruk, Suripto, mengatakan jumlah bedeng yang terbakar berdasarkan keterangan pekerja di lokasi mencapai sekitar 20 unit.
“Ya, ini kan objek yang terbakar kan bedeng pekerja konstruksi. Banyak ini, kurang lebih 20 bedeng tadi menurut pekerja,” ujar Suripto seusai pemadaman di lokasi, Jumat (4/9/2026).
Api disebut cepat membesar karena lokasi bedeng berdekatan dengan gudang rongsokan. Material yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat menjalar di kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Titik awal api berada di salah satu bedeng yang ditinggalkan penghuninya untuk bekerja.
“Menurut saksi mata, diduga dari korsleting listrik. Di salah satu bedeng yang bersebelahan dengan gudang rongsokan. Makanya api cepat membesar dan alhamdulillah kita bisa melokalisir objek yang belum terbakar di sebelah utaranya,” jelas Suripto.
Ia mengatakan kondisi bedeng yang ditinggalkan penghuninya membuat api diketahui setelah kobaran sudah membesar.
“Menurut saksi mata, api itu tahu-tahu sudah membesar aja di salah satu bedeng yang ditinggal penghuninya kerja,” ucapnya.
Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.45 WIB melalui SCC 31. Setelah menerima informasi, petugas dari sektor Kebon Jeruk dan Kembangan langsung dikerahkan menuju lokasi.
Sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran, termasuk dua unit pompa, diterjunkan untuk menangani kobaran api. Sekitar 50 personel ikut terlibat dalam proses pemadaman.
“Jadi TKP pada siang hari ini bermula dari laporan dari SCC 31 kurang lebih pukul 13.45 WIB. Kemudian dari sektor Kebon Jeruk, Damkar Sektor Kebon Jeruk dan Sektor Kembangan diluncurkan 10 unit, termasuk dua unit pompa. Kurang lebih personel 50 orang,” ungkap Suripto.
Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan atau objek lain di sekitar lokasi. Dugaan penyebab kebakaran masih berdasarkan keterangan awal saksi dan akan menjadi bagian dari penanganan lebih lanjut. (*)





