Hukrim  

150 Ribu Benih Lobster Digagalkan di Tol Jagorawi, Satu Orang Diamankan

Petugas Ditpolairud Polda Metro Jaya mengamankan kendaraan yang diduga mengangkut sekitar 150 ribu benih bening lobster di kawasan Tol Jagorawi.

JAKARTA – Perjalanan sebuah mobil pikap di ruas Tol Jagorawi terhenti setelah polisi menemukan muatan yang diduga hendak diselundupkan. Di dalam kendaraan itu terdapat sekitar 150 ribu benih bening lobster (BBL) yang dikemas dalam puluhan kantong plastik.

Pengungkapan tersebut dilakukan Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum). Dalam penindakan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial MZ.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menindak aktivitas penyelundupan yang berkaitan dengan sumber daya perikanan.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang mencoba melakukan kegiatan penyelundupan benih bening lobster yang berpotensi merugikan negara,” kata Mustofa di Jakarta, Jumat.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai pergerakan sebuah kendaraan pikap yang diduga membawa benih bening lobster.

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Unit Intel Air II Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya dengan melakukan penyelidikan di wilayah Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (3/9) malam.

Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo menjelaskan, petugas mulai mengidentifikasi kendaraan yang dicurigai sekitar pukul 21.30 WIB.

Kendaraan tersebut berupa mobil pikap Daihatsu Gran Max berwarna putih yang keluar dari kawasan perumahan di Ciangsana. Petugas kemudian membuntuti kendaraan tersebut hingga masuk ke ruas Tol Jagorawi.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, petugas mengidentifikasi satu unit mobil pick up merek Daihatsu Gran Max berwarna putih keluar dari kawasan perumahan di Ciangsana. Petugas kemudian melakukan pembuntutan hingga kendaraan masuk ke ruas Tol Jagorawi sebelum akhirnya dihentikan,” ucap Ardhie.

Saat kendaraan dihentikan dan diperiksa, polisi menemukan 25 kotak styrofoam yang berisi benih bening lobster. Seluruh BBL tersebut dikemas dalam 30 kantong plastik putih.

Selain benih lobster dan kendaraan yang digunakan untuk mengangkutnya, polisi juga menyita satu unit telepon seluler milik MZ.

Ardhie menjelaskan, pengangkutan tersebut diduga merupakan bagian dari pola pengiriman benih lobster menuju lokasi tertentu sebelum kemudian diserahkan kepada pihak lain.

“Modus yang dilakukan yakni mengangkut benih lobster menuju lokasi pengantaran, kemudian muatan tersebut akan diambil oleh pihak yang telah ditentukan,” ujar Ardhie.

Mustofa juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan informasi hingga membantu petugas mengungkap dugaan penyelundupan tersebut. Ia mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan perdagangan maupun penyelundupan sumber daya perikanan.

Pengungkapan ini menjadi salah satu bentuk penindakan terhadap upaya pengiriman benih bening lobster secara ilegal. Polisi masih melakukan proses hukum terhadap pria yang diamankan beserta barang bukti yang ditemukan dalam kendaraan tersebut. (*)

Sponsored ยท Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis