Penerbitan Duplikat BPKB Diduga Ada Jalur Tikus, Propam Diminta Bersihkan

Screenshot

SULSEL, — Pengurusan penerbitan duplikat Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) prosesnya terbilang cukup ketat, diduga mempunyai jalur tikus yang lebih efisien, hemat waktu tanpa berkas lengkap akan tetapi menelan biaya diluar nalar, 12 Maret 2026.

Saat dikonfirmasi Kepala Seksi (Kasi BPKB) Ditlantas Polda Sulsel. Kompol. M. Azis, mengungkapkan akan mencoba menelusuri kebenaran informasi tersebut.

”Kami akan coba chek, “jawab Azis kepada Journalist Independent. Com.

Diketahui sesuai dengan Prosedur tetap (Protap), proses penerbitan duplikat BPKB harus dilengkapi dengan Laporan Polisi, hasil Berita Acara Pemeriksaan, penerbitan di media cetak selama 4 kali, registrasi dan identifikasi chek fisik, dan memakan waktu 2 hingga 4 bulan lamanya. Beda halnya dengan BPKB milik seorang warga asal Kabupaten Pangkep, dimana BPKB motor miliknya terbit hanya memakan waktu kurang lebih 2 pekan.

“Dengan adanya diduga jalur tikus tersebut, animo kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian kian menurun, dikarenakan masyarakat yang selama ini taat dan mengikuti prosedur tetap terkesan kecewa dengan adanya ulah oknum tersebut, “ungkap Andi Idham Jaya Gaffar, Ketum LMR-RI saat dimintai tanggapannya.

Dirinya juga meminta agar Propam Mabes Polri dan Propam Polda Sulsel untuk segera melakukan pembersihan terhadap oknum-oknum seperti itu terlebih di bagian pelayanan terhadap masyarakat.

“Kiranya Propam Mabes Polri dan Propam Polda Sulsel segera turun tangan melakukan pembersihan terhadap oknum-oknum seperti itu, terlebih lagi ada program Scan Barcode Aduan Online Propam, itu langsung bisa direspon, “tutup Idham.

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis