User Icon Hai pembaca setia! Temukan solusi media online Anda di AMK WebDev.

Berdalih Ada Untuk Masyarakat, Wartawan Saja Di Cuekin, Ketum LMR-RI Desak Kasatlantas Polrestabes Makassar Dicopot

Screenshot

MAKASSAR, — Berdalih selalu ada buat masyarakat, siap menerima keluhan dan laporan terkait penanganan lalulintas dikota Makassar, akan tetapi hal tersebut terkesan hanya slogan, media saja selama sepekan melayangkan pertanyaan tapi tak pernah digubris, 30 Januari 2026.

”Saya minta maaf pak, saya tidak ada, “jawab AKBP. Andi Husnaeni, Kasatlantas Polrestabes Makassar.

Sementara pada saat bersamaan sejak tanggal 21 januari 2026 komentar-komentarnya berseliweran dibeberapa media, menjawab pertanyaan media ini terkait kendaraan lawan arah dan penertiban pak Ogah. Dengan Judul “Kasatlantas Polrestabes turun langsung dilapangan menindak tegas para pelanggar” dan juga “Kasatlantas Polrestabes Makassar Pimpin langsung penertiban pak ogah”.

”Itu bukan saya pak, itu karena saya punya teman media, mungkin mereka tergerak untuk membalas beritanya, “lanjut Husnaeni.

Menurutnya, Satlantas Polrestabes Makassar mempunyai Hotline Service serta nomor Whatssapp pribadi dirinya (Kasatlantas Polrestabes) untuk menerima setiap laporan masyarakat. Sedangkan laporan dari media saja terkesan dicuekin, bagaimana dirinya mau merespon masyarakat. Ketum LMR-RI Andi Idham Jaya Gaffar, memberikan komentarnya menanggapi hal tersebut.

”Sebagai Kasatlantas khususnya dikota besar seperti Makassar, Ibu Husnaeni harus mampu fleksibel dan juga cerdas menanggapi dan menangani permasalahan atau problematika terkait lalulintas, gamblang saja kita bilang, bagaimana dia merespon laporan masyarakat sedangkan wartawan saja dicuekin, “tegas Andi Idham.

Sejak 7 bulan lalu menjabat sebagai Kasatlantas Polrestabes Makassar, implementasi hasil kinerja jajaran Satlantas Polrestabes hampir tidak ada yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Sampelnya, kendaraan lawan arah semakin merajalela, pak ogah tambah berjamur, balapan liar, penggunaan helm bahkan sampai dengan Pungutan Liar di Pos Lantas kembali naik ke permukaan.

”Menurutnya, sudah 7 bulan menjabat sebagai Kasatlantas, implementasi hasil kinerja mereka hampir tidak dapat rasakan oleh masyarakat, kendaraan lawan arah, balapan liar, pak ogah, penggunaan helm bahkan sampai Pungutan Liar di Pos Lantas yang dimana penyakit ini sudah lama mari suri tapi hidup kembali, “lanjut Idham.

Olehnya itu, Andi Idham Jaya Gaffar berpesan kepada pemegang tongkat komando tertinggi yakni Kapolda Sulsel. Irjen. Pol. Juhandani Puro, Dirlantas Polda Sulsel. KBP. Pria Budi S. Ik, SH. MH, untuk segera menempatkan figur atau SDM yang mampu untuk bekerja lebih profesional sebagai Kasatlantas Polrestabes Makassar.

”Kami hanya menitip pesan kepada Kapolda Sulsel, Dirlantas Polda Sulsel untuk segera menempatkan figur atau SDM yang mampu bekerja secara profesional sebagai Kasatlantas Polrestabes dan mencopot Andi Husnaeni, hal tersebut bertujuan untuk meniawab semua keresahan masyarakat, “tutup Idham.

Sponsored · Ar Media Kreatif

Mau Punya Media Online Sendiri?

Bangun brand medianya sekarang bersama Ar Media Kreatif. Profesional sejak 2018. Ratusan media online telah kami bantu wujudkan!

Konsultasi Gratis

AMK WebDev

Bangun portal berita profesional & ringan.

💬 Konsultasi Globe News

Media Online Siap Pakai

Desain menarik, panel redaksi, dan dukungan SEO.

📞 Hubungi Kami News Globe