Kapolri Mutasi Empat Perwira Lulusan Terbaik Akpol, Dua Jenderal Raih Pangkat Komjen

Journalist Independent
kapolri Suyudi
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (dok. Polri)

Journalist Independent, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melakukan rotasi jabatan terhadap empat perwira Polri yang merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol). Mutasi tersebut mencakup tiga perwira tinggi (pati) dan satu perwira menengah (pamen), dengan dua di antaranya kini menyandang pangkat komisaris jenderal (komjen) atau bintang tiga.

Tiga perwira tinggi yang masuk dalam daftar mutasi tersebut adalah Komjen Pol Wahyu Widada, Komjen Pol Rudi Darmoko, dan Komjen Pol Sandi Nugroho. Ketiganya merupakan lulusan terbaik Akpol dari angkatan 1991, 1993, dan 1995.

Sementara itu, satu perwira menengah yang turut mendapatkan penugasan baru adalah Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, lulusan terbaik Akpol 2001. Ia dipercaya menempati jabatan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya setelah sebelumnya bertugas di Polda Jawa Barat.

Perubahan jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Melalui mutasi ini, sejumlah perwira mendapatkan penugasan baru di lingkungan Polri maupun kementerian.

Dua Perwira Lulusan Terbaik Akpol Kini Berpangkat Komjen

Dalam daftar mutasi tersebut, Komjen Pol Rudi Darmoko dan Komjen Pol Sandi Nugroho menjadi dua nama yang mengalami peningkatan pangkat dari inspektur jenderal (irjen) menjadi komisaris jenderal (komjen).

Keduanya sebelumnya menduduki jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda), yakni Rudi Darmoko sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Rudi Darmoko selanjutnya dipercaya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri. Jabatan tersebut berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi personel kepolisian untuk mendukung pengembangan kompetensi serta profesionalisme anggota.

Adapun Sandi Nugroho mendapat penugasan sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri yang diperbantukan sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Baca Juga  Longsor Kembali Terjadi di Poros Maros-Bone, Polisi Minta Pengendara Tetap Waspada

Sementara itu, Komjen Pol Wahyu Widada tetap menyandang pangkat komisaris jenderal. Ia mendapatkan penugasan sebagai perwira tinggi Itwasum Polri pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Perubahan penugasan tersebut menunjukkan adanya rotasi personel di sejumlah posisi strategis, baik di internal kepolisian maupun pada lembaga pemerintahan lainnya.

Polri Sebut Mutasi sebagai Bagian dari Pembinaan Karier

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi kepolisian.

Menurut Johnny, perubahan penugasan dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier personel, menyesuaikan kebutuhan organisasi, sekaligus mendukung penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Rangkaian mutasi, serah terima jabatan, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri serta menjadi pembinaan karier personel sesuai kebutuhan organisasi dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir di Jakarta, dikutip Selasa (27/10/2026).

Johnny menambahkan, Kapolri berharap para personel yang memperoleh jabatan baru maupun kenaikan pangkat dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Mereka juga diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan tugas yang akan diemban.

“Lanjutkan tugas yang sudah berjalan dan berikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” kata Johnny yang juga lulusan terbaik Akpol 1996 ini.

Pesan tersebut menekankan pentingnya kesinambungan pelaksanaan tugas di tengah perubahan struktur jabatan. Personel yang mendapatkan penugasan baru diharapkan mampu meneruskan program kerja yang telah berjalan sekaligus menyesuaikan langkah dengan kebutuhan organisasi.

Daftar Empat Perwira Lulusan Terbaik Akpol yang Dimutasi

Berikut rincian empat perwira Polri lulusan terbaik Akpol yang mendapatkan jabatan baru berdasarkan informasi dalam surat telegram mutasi tersebut.

Baca Juga  Prabowo Perintahkan Kapolri Dalami Unsur Pidana Pelaku Karhutla

1. Komjen Pol Wahyu Widada

  • Angkatan Akpol: 1991, lulusan terbaik.
  • Jabatan lama: Irwasum Polri.
  • Jabatan baru: Pati Itwasum Polri dengan penugasan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Wahyu Widada merupakan perwira tinggi lulusan Akpol 1991 yang tetap menyandang pangkat komisaris jenderal dalam mutasi terbaru. Penugasan barunya berkaitan dengan penempatan personel Polri pada lingkungan Kementerian ATR/BPN.

2. Komjen Pol Rudi Darmoko

  • Angkatan Akpol: 1993, lulusan terbaik.
  • Jabatan lama: Kapolda Nusa Tenggara Timur.
  • Jabatan baru: Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdiklat Polri).

Rudi Darmoko mendapatkan penugasan baru sebagai Kalemdiklat Polri. Dalam mutasi ini, ia juga tercatat mengalami kenaikan pangkat dari inspektur jenderal menjadi komisaris jenderal.

3. Komjen Pol Sandi Nugroho

  • Angkatan Akpol: 1995, lulusan terbaik.
  • Jabatan lama: Kapolda Sumatera Selatan.
  • Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri dengan penugasan sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Sandi Nugroho sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Selatan. Ia kini mendapatkan penugasan di lingkungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan menyandang pangkat komisaris jenderal setelah sebelumnya berpangkat irjen.

4. Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso

  • Angkatan Akpol: 2001, lulusan terbaik.
  • Jabatan lama: Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat.
  • Jabatan baru: Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Bismo Teguh Prakoso menjadi satu-satunya perwira menengah dalam daftar tersebut. Ia mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya setelah sebelumnya bertugas di Polda Jawa Barat.

Penugasan baru tersebut menempatkannya pada salah satu direktorat yang menangani penegakan hukum terkait tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tantangan Penugasan Baru di Lingkungan Polri

Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan bagian dari pengelolaan organisasi yang bertujuan menyesuaikan penempatan personel dengan kebutuhan institusi. Perubahan tersebut mencakup jabatan operasional, pengawasan, pendidikan, hingga penugasan di kementerian.

Baca Juga  Kapolri: Dorong Garda Satya NKRI Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Bagi perwira yang mendapatkan penugasan baru, tantangan yang dihadapi berbeda-beda sesuai lingkup tanggung jawab masing-masing. Jabatan di bidang pendidikan dan pelatihan berkaitan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia kepolisian, sedangkan penugasan di kementerian membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Di sisi lain, penempatan perwira pada jabatan reserse narkoba menuntut pelaksanaan fungsi penyelidikan dan penyidikan sesuai kewenangan, termasuk penanganan perkara narkotika berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Polri menyatakan bahwa para personel yang mendapatkan amanah baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan berlakunya surat telegram mutasi tersebut, keempat perwira lulusan terbaik Akpol itu memasuki penugasan baru sesuai jabatan yang ditetapkan. Pelaksanaan tugas selanjutnya diharapkan tetap berjalan berkesinambungan seiring dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan kepolisian.