Journalist Independent, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih, Yogyakarta. Gandung mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun.
“Bapak mengembuskan napas terakhir tadi, Selasa pagi pukul 10.00 WIB di ruang ICU RS Panti Rapih,” kata putra almarhum, Syarief Guska Laksana, di Yogyakarta, Selasa (27/10/2026).
Guska yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD DIY menjelaskan ayahnya menjalani perawatan sejak Jumat (23/10/2026) setelah mengalami demam. Kondisi Gandung sempat membaik pada Minggu (25/10/2026), tetapi kembali menurun pada Selasa dini hari.
“Bapak masuk RS Panti Rapih karena demam pada hari Jumat (23/10). Hari Minggu sudah membaik, tapi Selasa dini hari tadi drop,” ujarnya.
Jenazah Gandung dijadwalkan dimakamkan di makam keluarga di Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (27/10/2026) pukul 17.00 WIB. Menurut Guska, lokasi pemakaman tersebut telah disiapkan ayahnya saat masih sehat.
“Bapak akan dimakamkan di makam keluarga di Ponjong. Mohon doanya semua masyarakat dan mohon dimaafkan kesalahan dan kekhilafan Bapak. Bapak telah menyiapkan sendiri makamnya saat beliau masih sehat,” ucapnya.
Profil Gandung Pardiman
Gandung Pardiman lahir di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 25 Februari 1953. Dia menempuh pendidikan di SDN Karangtengah pada 1961–1967, SMP Negeri 1 Imogiri pada 1967–1970, dan SMA Negeri 1 Bantul pada 1970–1973.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Gandung melanjutkan studi di PGSLP IKIP Veteran Yogyakarta dan meraih gelar sarjana pada 1986. Ia kemudian memperoleh gelar magister manajemen dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mitra Indonesia pada 2001.
Sebelum terjun ke politik, Gandung berkarier di bidang pendidikan. Dia pernah menjadi guru di SMP 1 Ponjong, SMP 2 Ponjong, dan SMP IKIP Veteran Karangmojo di wilayah Gunungkidul.
Gandung juga pernah menjabat kepala sekolah di SMP Kartika V Ponjong dan wakil kepala sekolah di SMA Pembangunan III Ponjong. Selain itu, ia aktif sebagai dosen di IKIP Veteran Yogyakarta dan pernah menjadi direktur CV Agro Hura Buntania.
Di luar pekerjaan, Gandung aktif dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Organisasi yang pernah diikutinya antara lain KNPI, AMPI, MKGR, dan karang taruna di Yogyakarta.
Perjalanan Karier Politik di Golkar
Karier politik Gandung berkembang melalui Partai Golkar. Dia pernah menjabat Ketua DPD Golkar DIY dan menjadi Wakil Ketua DPRD DIY untuk periode 2004–2009.
Gandung kemudian melangkah ke DPR RI sebagai wakil rakyat dari DIY. Dia menjadi anggota DPR RI pada periode 2009–2014 dan 2014–2019, serta pernah bertugas di Komisi IX yang membidangi ketenagakerjaan, kependudukan, transmigrasi, dan kesehatan.
Pada Pemilu 2014, Gandung sempat tidak memperoleh kursi DPR RI setelah kalah suara dari Titiek Soeharto. Dia kembali menjadi anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) setelah Titiek mengundurkan diri.
Gandung kembali terpilih pada Pemilu 2019 dan bertugas di Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, dan teknologi. Pada Pemilu 2024, dia kembali memperoleh kursi DPR RI untuk periode 2024–2029 melalui Fraksi Partai Golkar.
Dalam masa jabatan terakhirnya, Gandung bertugas di Komisi XII DPR RI. Komisi tersebut membidangi energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta investasi. (*)






