BANJARMASIN – Proses identifikasi korban Kapal Virgo Transport 8 masih berlangsung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan kini menangani 32 jasad korban yang belum teridentifikasi setelah ditemukan dalam rangkaian operasi pencarian dan evakuasi.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid mengatakan tim DVI bekerja secara simultan untuk mempercepat proses identifikasi. Temuan jasad terus bertambah seiring pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan di sejumlah wilayah perairan.
“Tim DVI terus bekerja secara simultan untuk mempercepat proses identifikasi,” kata Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu.
Jasad Korban Terus Berdatangan
Dalam beberapa hari terakhir, tim SAR gabungan menemukan sejumlah jasad korban. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
Tidak seluruh temuan berasal dari perairan Kalimantan Selatan. Beberapa jasad ditemukan di wilayah perairan Kalimantan Tengah dan masih dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Kondisi tersebut membuat jumlah jenazah yang harus ditangani tim DVI berubah dari waktu ke waktu. Tim harus mencocokkan berbagai data untuk memastikan identitas setiap korban.
Ketika kondisi jasad sudah sulit dikenali, proses identifikasi juga membutuhkan waktu lebih panjang. Karena itu, fasilitas penyimpanan jenazah menjadi bagian penting dalam penanganan korban.
Dua Kontainer Pendingin Disiapkan
Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin telah menyiapkan dua kontainer pendingin. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas maksimal hingga 200 jenazah.
Kontainer digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara apabila temuan jasad datang dalam jumlah banyak, sementara proses identifikasi belum dapat diselesaikan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi jenazah selama tim DVI menjalankan pemeriksaan dan pencocokan data.
64 Korban Dinyatakan Meninggal
Berdasarkan data Basarnas, Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan awak sebelum tenggelam di Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang telah dievakuasi. Rinciannya, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 64 orang dinyatakan meninggal dunia.
Dari korban meninggal tersebut, 25 orang telah berhasil diidentifikasi, sedangkan 32 orang masih dalam proses identifikasi. Selain itu, terdapat tujuh korban yang masih dalam proses evakuasi melalui jalur darat dari Kalimantan Tengah.
Sementara itu, operasi pencarian korban masih berlanjut. Basarnas mencatat 71 orang masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Proses identifikasi dan pencarian kini berjalan beriringan. Tim SAR terus menyisir wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban, sementara tim DVI bekerja memastikan setiap jenazah yang ditemukan dapat dikembalikan kepada keluarga dengan identitas yang tepat. (*)






