TUAL โ Tawuran dua kelompok pemuda pecah di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual, Maluku. Bentrokan menggunakan batu, senjata tajam, dan panah itu menewaskan seorang pria berinisial RAR setelah terkena panah di bagian dada.
Kasi Humas Polres Tual Iptu Hamid Mahu mengatakan keributan bermula dari adu mulut antara dua kelompok pemuda. Perselisihan kemudian berkembang menjadi aksi saling serang di sekitar lokasi.
โSempat terjadi adu mulut yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal,โ kata Hamid dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Tawuran Berawal dari Adu Mulut
Keributan melibatkan kelompok Pemuda Wara dan Pemuda Kompleks Pertamina Bawah. Kedua kelompok terlibat bentrokan setelah perselisihan verbal berkembang menjadi tawuran.
โKetika terjadi keributan antara kelompok Pemuda Wara dan Pemuda Kompleks Pertamina Bawah di lokasi tersebut,โ ujar Hamid.
Menurut polisi, para pemuda kemudian saling menyerang menggunakan berbagai benda yang berbahaya.
โSaling serang dengan menggunakan batu, senjata tajam, dan panah,โ katanya.
Dalam bentrokan tersebut, RAR yang datang ke lokasi terkena anak panah pada bagian dada sebelah kanan. Warga dan keluarga korban sempat berupaya memberikan pertolongan.
Namun, nyawa korban tidak tertolong. RAR meninggal sebelum mendapat penanganan lebih lanjut dan jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur.
Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Polisi bergerak setelah keluarga korban melaporkan kejadian tersebut. Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial JR yang diduga menyerang korban.
โTelah menangkap terduga pelaku inisial JR terkait (tawuran dua kelompok pemuda) yang mengakibatkan korban RAR meninggal,โ kata Hamid.
JR kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Tual. Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan tawuran tersebut hingga menewaskan korban.
Sementara itu, aparat kepolisian membubarkan massa dan mengamankan lokasi untuk mencegah bentrokan kembali terjadi.
โKepolisian segera membubarkan massa dan melakukan pengamanan ketat guna mencegah terjadinya perkelahian susulan. Selanjutnya menjaga keamanan dan ketertiban warga sekitar,โ ujar Hamid.
Polisi memastikan situasi di lokasi tawuran telah kondusif setelah massa dibubarkan dan pengamanan diperketat. (*)






