Ka Bapenda Sulsel Tutup Mata Dugaan Pungli Dan Oknum Di UPTD Samsat Makassar, PJ Gubernur diminta tidak DIAM

SULSEL, — Kepala Bapenda Sulsel. Dr. Reza FS, sekaan menutup mata adanya dugaan aksi Pungutan liat serta penyalahgunaan wewenang oleh oknum di UPTD Samsat Makassar I yang dipimpin oleh M. Aras, 11 Januari 2024.

Dari hasil penelusuran di lapangan, Ka. UPTD. M. Aras, menghalalkan segala cara guna mencapai target. Dimana Desember kemarin, Samsat Keliling Al- Markaz mengambil alih tugas Kepolisian terkait Forensik Kendaraan.

“Tukang parkir yang gesek nomor rangka sama mesinnya, “ungkap salah seorang sumber kepada Journalist Independent. Com.

Anehnya lagi, Aras malah menyebutkan bahwa penyalahgunaan fungsi oleh oknum Samkel Al-Markaz sudah ada sejak Kepala UPTD sebelumnya yakni Yarham dan Rajab.

“Yang di Al-Markaz itu sudah lama sejak Yarham dan Rajab, saya yang bersihkan dan mutasi orangnya, “jawab Aras, saat ditemui di Warkop Dg. Anas.

Diketahui sebagaimana telah diatur dalam UU Lalulintas nomor 22 tahun 2009. Terkait chek fisik kendaraan adalah kewenangan penuh pihak Kepolisian

Belum lagi lepas persoalan Samkel Al-Markaz, beberapa narasumber mengungkapkan dugaan Pungli pada kepengurusan Fiskal kendaraan yang dimana diketahui bahwa telah di kordinir dan di organisir oleh M. Aras, selaku Kepala UPTD.

“Dulu itu Fiskal kendaraan dibawah om melalui Kasi Pelayanan, selama Pak Aras masuk, dialihkan ke Kabid Data dan diletakkan di lantai III, “tambah Sumber.

Adanya pungutan beragam dalam setiap kepengurusan menambah asumsi kuat bahwa telah terjadi pungutan liar.

“Untuk Fiskal motor 50 rb om klo mobil 100 ribu, “lanjut Sumber.

Selain itu Aras malah memblokir kontak WA dari media ini dan berkomentar di media lain, serta diduga kuat memberikan keterangan palsu kepada pimpinan tertingginya yakni Dr. Reza FS.

Kiranya PJ Gubernur Sulsel. Dr Bahtiar Baharuddin untuk menindak lanjuti adanya kisruh di tubuh Bapenda Sulsel.

“Klo Bapenda Sulsel tidak merespon adanya hal seperti ini, ada baiknya kebijakan diambil alih oleh PJ Gubernur, “tutup Sumber.

“Klo Bapenda Sulsel tidak merespon adanya hal seperti ini, ada baiknya kebijakan diambil alih oleh PJ Gubernur, “tutup Sumber.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bapenda Sulsel. Dr. Reza FS, masih menutup mulut dan mata dan belum memberikan tanggapannya.