Cuaca Ekstrem Dirlantas Polda Sulsel KBP. Faizal S. Ik, Himbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

SULSEL, — Penghujung tahun 2022, cuaca ekstrem kembali melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia khususnya Sulawesi Selatan. Banjir, tanah longsor dan pohon tumbang kembali mengisi catatan bencana dibeberapa daerah, olehnya itu Dirlantas Polda Sulsel. KBP. Faizal S. Ik,menghimbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, 28 Desember 2022.

“Kami menghimbau kepada para pengendara yang hendak melakukan perjalanan jauh untuk meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi dan tetap tertib dalam berlalulintas. Hindari daerah atau wilayah rawan banjir, longsor dan pohon tumbang, karena dapat membahayakan diri sendiri, “kata KBP. Faizal S. Ik, Msi, MH.

Dibeberapa kabupaten, tanah longsor serta pohon tumbang telah memakan korban, baik warga maupun pengendara. Olehnya itu, para pengendara diharapkan tidak melakukan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Tanah longsor kembali terjadi dibeberapa titik dijalan poros malino, kabupaten gowa, serta semalam juga diwilayah perbatasan kabupaten Maros menuju kabupaten Bone sehingga arus kendaraan sempat terganggu, khususnya Makassar, pohon tumbang hendaknya perlu juga untuk diperhatikan agar segera dipangkas. Klo kondisi cuaca tidak memungkinkan, dimana hujan deras diserta angin kencang maka sebaiknya untuk menunda perjalanan sejenak, “tambahnya.

Dirlantas Polda Sulsel juga memberikan atensi kepada jajarannya disetiap kabupaten agar tetap waspada, responsif, peka dan mempetakan wilayah atau jalan yang rawan akan bencana. Memasang papan bicara atau papan himbauan bagi para pengendara agar mereka bisa dengan cepat mengantisipasi.

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Kasatlantas jajaran Ditlantas Polda Sulsel untuk tetap waspada, responsif, peka dan segera memetakan wilayah atau jalan rawan akan bencana. Memasang papan bicara atau papan himbauan sebagai warning bagi para pengendara untuk berhati-hati atau dengan cepat mengambil antisipasi, “tutup KBP. Faizal S. Ik, Msi, MH.