Ketum Hanura Oesman Sapta Odang Dan Polres Maros Diminta Telusuri Dugaan Kongkalikong Betonisasi Jalan Ke Gudang Oknum Anggota DPRD

MAROS, — Ketua Umum Partai Hanura dan juga Polres Maros diminta untuk segera menelusuri adanya dugaan kongkalikong antara Dinas PUPR kabupaten Maros dengan salah seorang anggota DPRD berinisial SN, dimana disinyalir adanya akses jalan special menuju ke gudang milik pribadinya, dijalan poros Data.

“Tidak ada satupun rumah warga disitu, dan memang akses jalan itu menuju ke gudang pribadinya, dan PAGU Anggaran jalan itu sekitar Rp. 500.000.00,–(Lima Ratus Juta Rupiah) dan dimenangkan oleh CV. Hairil, “kata Sumber, yang juga warga setempat.

Dimana menurut sumber bahwa adanya pengerjaan betonisasi jalan menuju ke gudang tersebut disinyalir bahwa proyek tersebut dianggarkan melalui Pokir anggota DPRD.

“Patut diduga dianggarkan melalui Pokir anggota DPRD, “lanjutnya.

Sementara itu Ismar, Ketua LSM Lidik Pro Kabupaten Maros yang dimintai tanggapannya mengatakan bahwa seharusnya sebagai perwakilan suara rakyat SN lebih mementingkan dan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang ada dibawah. Dikarenakan masih banyak masyarakat lebih memerlukan perbaikan jalan diwilayah mereka. Apalagi sebelum menjabat SN dipastikan disumpah untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak bukan kepentingan pribadi.

“Seharusnya sebagai anggota DPRD yang dipilih oleh masyarakat, SN mampu menunjukkan kredibilitasnya memperjuangkan hak-hak dan kepentingan orang banyak bukan lebih mementingkan kepentingan pribadi. Masih banyak warga Maros yang membutuhkan perbaikan jalan diwilayah mereka, sebelum menjabat dan dilantik tentunya SN disumpah untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak bukan kepentingan pribadi, “jawab Ismar, (08/07/2022).

Wakil Bupati Maros. Hj. Suhartina Bohari yang dimintai komentarnya terkait hal ini mengatakan bahwa dirinya akan melakukan kordinasi dengan Dinas PUPR dan akan menindak lanjuti laporan tersebut.

“Saya sampaikan Kadisnya dulu, klo sudah ada balasannya saya kabariQ nah, “ucap Hj. Suhartina Bohari.

Lain halnya dengan oknum anggota DPRD SN yang dikonfirmasi malah hanya mengirimkan link pemberitaan dari salah satu media, dan tidak menjawab pertanyaan media ini.

Dengan tegas, Ismar mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang diminta untuk melakukan evaluasi terhadap kader-kader partainya, dimana kader tersebut diharuskan berjuang untuk kepentingan masyarakat bukan kepentingan pribadi. Dan meminta kepada jajaran Polres Maros untuk segera melakukan penelusuran dan menindak tegas apabila terjadi dugaan tindakan pidana dan pelanggaran lainnya.

“Seharusnya Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang melakukan evaluasi terhadap Kader-Kader Partainya agar selalu berada dikoridor yang tepat, memperjuangkan kepentingan orang banyak bukan kepentingan pribadi. Jika tak mampu untuk berjuang maka wajib hukumnya dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) dikarenakan masih banyak Kader yang mampu dan kompatibel bekerja untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kecil, “tambah Ismar.

“Polres Maros diminta untuk turun melakukan penelusuran terkait hal ini, dan menindak tegas apabila memang ada unsur tindakan pidana ataupun pelanggaran lainnya, “tutup Ismar.



Tinggalkan Balasan