Marak Peredaran Narkoba, KP Rutan Kelas I Makassar Dian Eka Junianto Tampik Adanya Pesta Narkoba, Keberadaan Warga Binaan Tanda Tanya

SULSEL, — Maraknya dugaan peredaran narkoba serta bebasnya penggunaan gadget dikalangan warga binaan dibeberapa Rumah Tahanan (Rutan) ataupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dinilai telah merusak kinerja Aparatur Penegak Hukum (APH) lainnya.

Kinerja Kepolisian dalam khususnya Polda Sulsel dalam memberantas peredaran narkoba diwilayah hukum terbilang sangat sukses, akan tetapi semua kinerja itu terkesan mental dikarenakan setelah para terduga tersangka sampai ke Rutan atau Lapas mereka tetap bisa mengontrol bisnis haram mereka.

“Kinerja jajaran Kepolisian dalam hal ini Polda Sulsel, Polrestabes Makassar terbilang sukses memberantas peredaran narkoba, akan tetapi hasil kerja mereka terkesan mental dan sia-sia dikarenakan setelah sampai didalam Rutan atau Lapas, para terduga pelaku masih bisa mengontrol bisnis haram mereka, “kata Ismar, (26/06/2022) sekira pukul 13.00 Wita.

Kejadian pada tahun 2020, tepatnya tanggal 21 bulan September, 5 warga binaan Rutan Kelas I Makassar kedapatan oleh Sipir telah melakukan pesta narkoba didalam bilik tahanan. Kelima warga binaan kemudian diboyong ke Satresnarkoba Polrestabes Makassar, akan tetapi KP. Rutan Kelas I Makassar. Dian Eka Junianto, melakukan komunikasi dengan Polrestabes Makassar untuk meminta kelima warga binaan kembali. Dan dirinya pun menampik bahwa itu merupakan pesta narkoba.

“Perlu saya perjelas ini bukan pesta narkoba pak. Dan sesuai SOP kami telah melaporkn ke pihak yang berwenang, “jawab Dian Eka Junianto, Via Whatssapp pribadinya (26/06/2022) sekira pukul. 15.00 Wita.

Menurut Dian, proses hukum telah dilakukan termasuk dengan menyerahkan ke pihak yang berwenang dan telah dipindahkan. Akan tetapi dirinya tidak menjelaskan secara spesifik pihak berwenang yang dimaksud dan dan warga binaan tersebut dipindahkan kemana.

“Kami sudah menyerahkan ke pihak yang berwenang dan tindakan kami melakukan reg F kepada yang bersangkutan, kami sudah pindahkan pak, “lanjut Dian.

Hingga berita ini diturunkan, Dian Eka Junianto selaku penanggung jawab terhadap warga binaan masih belum menjawab keberadan kelima warga binaan yang kedapatan pesta narkoba didalam Rutan.