Ops. Patuh 2022 AKBP. Zulhanda S. Ik, Buat Terobosan Baru Edukasi Pelanggar Sistem Door To Door

MAKASSAR, — AKBP. Zulhanda S. Ik, terus membuat inovasi-inovasi terbaru sebagai wujud kepeduliannya akan keselamatan para pengendara dijalan demi terciptanya Zero Accident diwilayah hukum Polrestabes Makassar, salah satunya dengan program mengedukasi para pelanggar sistem Door To Door.

I”nsya allah rencana besok mau buat pola Pra ETLE Mobile, Dimana personil akan merekam/mengcapture pelanggaran utamanya penggunaan helm sekaligus melakukan penindakan dengan peneguran saat itu juga, bila tidak sempat dihentikan akan dicari data Ranmornya untuk didatangi nantinya sama Personil Satlantas secara zona untuk diberikan surat peneguran dirumahnya, dimana setiap yang dicapture akan didata, Sekaligus sebagai salah satu strategi Dikmas Lantas secara Door to Door, “kata AKBP. Zulhanda S. Ik, (11/06/2022).

Selain itu, dirinya bersama jajaran Satlantas Polrestabes Makassar akan membuat banyak Meme terkait edukasi kemudian apabila menemukan pelanggar kalangan Millenial maka akan meminta dia memasukkan meme tadi ke group group teman dan keluarga yang ada dalam Smartphone, buat mereka menunggu 5-10 menit supaya apa yang sudah terkirim tidak bisa dihapus lagi, baik melalui Whatssapp, Sosmednya, sehingga dalam waktu singkat maka meme tersebut otomatis akan tersebar dikalangan Milenial.

“Juga kam akan buat meme bagi para pelanggar yang nantinya akan disebar melalui jejaring sosial, jika pelanggar kaum Millenial maka kami akan meminta mereka memasang meme itu di story Whatssapp, IG, FB, kemudian kami jug meminta mereka membagikan digroup-group mereka yang ada di Sosmed mereka agar meme ini dapat terbagi dengan cepat dan mengedukasi masyarakat lainnya, “lanjutnya.

 

Para pelanggar nantinya juga akan diberikan waktu menonton film kecelakaan lalu lintas antara yang menggunakan helm dan tidak, antara yang menggunakan safety belt dan tidak  tujuannya sebagai edukasi untuk merek. Pelanggar akan melakukan perekaman testimoni, artinya setiap pelanggar akan dilepas apabila dia bisa membuat video edukasi minimal membacakan materi edukasi ,dimana dia akan menjadi Duta keselamatan berlalulintas bagi diri mereka sendiri dan orang lain dengan memperingatkan teman atau kolega lain, lalu akan kita UP ke sosmed dan lainnya sehingga akan menjadi video yg akan bertahan dalam beberapa waktu, karena Sesuai konsep tema PATUH – 2022.

“Setelah menemukan pelanggar, maka Personil akan mempertontonkan film dokumenter sebagai edukasi bagi pelanggar yang tidak menggunakan helm ataupun Safety Belt, serta pelanggaran lainnya, dan mereka diminta untuk membuat video tentang pelanggaran mereka dan dishare atau di UP ke media sosial mereka agar mereka bisa menjadi Duta Keselamatan bagi diri mereka sendiri dan orang lain, sesuai konsep tema PATUH 2022, “tutup AKBP. Zulhanda S. Ik.




error: Jangan Asal Comot Bro!!!