Perumda Parkir Disegel Satpol PP, Direktur Utama Dan Direktur Operasional Left Dari Group

  • Bagikan
responsive.txt

MAKASSAR, — Kantor Perusahaan Umum Daerah Parkir Kota Makassar, dijalan Hati Mulya, Kecamatan Mariso. Kantor itu pagi tadi disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja. Penyegelan yang dipimpin oleh PJS Kasatpol. PP. Iqbal Asnan, bersamaan dengan itu Direktur Utama. Haji Irhamsyah Gaffar dan Direktur Operasional. Sugali, keluar dari group Staf Perusda Parkir.

“Betul, “kata Iqbal Asnan, dikutip dari beberapa media.

Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun oleh media ini, Dirut dan Dirops ijin keluar dari group resmi Perumda Parkir dengan menitipkan pesan dan ucapan terima kasih kepada seluruh staff dan karyawan.

“Ijin teman2…Pegawai Perumda Parkir, saya mohon maaf jika ada salah kami sejak kami menjabat, ijin left teman2, “kata H. Ilo, didalam group, sekira pukul 14.12 Wita.

Bersamaan dengan itu Direktur Operasional. Sugali, juga mengucapkan hal yang sama dengan Dirut. Dimana dirinya lebih dulu mengucapkan permohonan maaf ke group staff Perumda Parkir.

responsive.txt

“Teman2 pegawai Perumda Parkir, mohon maaf bila ada salah sejak kita bersama, “ucap Sugali, sekira pukul 13.21 Wita.

Belum diketahui pasti penyebab penyegelan kantor tersebut, akan tetapi beberapa sumber mengatakan bahwa kantor tersebut disegel dalam rangka audit. Dan ada beberapa kantor lagi yang akan dilakukan penyegelan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kota Makassar.

“Belum tau pasti juga, kayaknya mau diperiksa sama pergantian Direksi. Masih ada lagi katanya kantor lain yang mau disegel, “jawab Sumber.

Hingga berita ini diturunkan, Direktur Utama Perumda Parkir. H. Irhamsyah Gaffar dan juga Humas Perumda Parkir belum memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

Namun sumber juga menyebutkan adanya dugaan indikasi lain yang menyebabkan terjadinya hal tersebut, dimana salah satunya honor pegawai yang dipotong demi memaksimalkan gaji daripada Direksi.

“Ada pemotongan gaji pegawai yang belum defenitif, hal tersebut ditempuh agar gaji jajaran Direksi bisa full, belum lagi hal-hal lain, tapi itu lumrah permainan direksi, “tutup Sumber.

 

 

responsive.txt


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan