oleh

Sempat Viral, Kapolres Pelabuhan AKBP Muh. Kadarislam S. Ik, Maksimalkan Penjagaan KM. Lambelu

MAKASSAR, — Sempat viral diberbagai media sosial, dan sempat ditolak sandar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Bahkan banyak penumpang yang nekat untuk terjun bebas kelaut, akhirnya Kapal Muat (KM). Lambelu, akhirnya sandar dipelabuhan Soekarno-Hatta, (14/04/2020) sekira pukul 13.15 Wita.

 

Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh. Kadarislam S. Ik, mengungkapkan bahwa jajaran Polres Pelabuhan bekerjasama dengan instansi terkait baik Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan kota Makassar, bekerja ekstra untuk menjaga ketat dan mengisolasi Anak Buah Kapal (ABK) dan mitra kapal. Sedangkan para penumpang sudah turun sebelumnya ditujuan masing-masing, untuk kapal telah disiapkan tempat isolasi tersendiri dipelabuhan peti kemas tidak jauh dari pelabuhan Soekarno-Hatta.

 

“Alhamdulillah, untuk sementara dijaga ketat oelah aparat keamanan, karena kapal sudah dikarantina oleh KKP, hari ini dilakukan pemeriksaan Swap kembali oleh KKP bersama tim kesehatan baik dari Provinsi dengan kota Makassar kepada sisa orang yang diatas kapal yang belum diperiksa, kapal dilakukan pengawasan dan pengamanan ketat selama masa karantina 14 hari, untuk penumpang umum telah diturunkan ditujuan masing-masing, “kata AKBP Muh. Kadarislam S. Ik.

 

KM. Lambelu, sandar untuk memasok air, sebelum bergeser ketempat karantina, dan seluruh ABK, mitra kapal dilakukan isolasi mandiri dikamar masing-masing.

 

“Kapal sandar untuk memasok air dan makanan, setelah itu kembali ke daerah karantina, tidak jauh dari pelabuhan biar pengawasannya mudah, untuk orang diatas kapal semuanya diisolasi dikamar masing-masing diatas kapal, untukk orang diatas kapal terdiri dari ABK dan mitra kapal, utk penumpang umum tidak ada, “lanjut Kapolres Pelabuhan.

 

Setelah dilakukan karantina, selanjutnya KM Lambelu akan masuk ke Dek untuk dilakukan pembersihan/penyemprotan Desinfektan, diketahui bahwa 2 ABK dan 1 mitra kapal pertama kali terpapar akibat diduga Virus Covid 19.

 

“Alhamdulillah, penumpang insya allah steril, karena yang terpapar pertama kali 3 positif itu 2 ABK dan 1 mitra kapal, “tutup AKBP Muh. Kadarislam S. Ik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed