Stadion Untia Makassar Mulai Ditimbun, Target Rampung Akhir 2027

Journalist Independent
Stadion Untia Makassar
Stadion Untia Makassar. (dok. Pemkot Makassar)

Di tengah upaya mengejar target, Munafri mengingatkan kontraktor agar memperhatikan legalitas material yang digunakan, terutama material dari quarry atau sumber pengambilan bahan bangunan.

Menurutnya, material yang digunakan harus memenuhi ketentuan administrasi dan persyaratan yang berlaku. Persoalan legalitas jangan sampai menjadi hambatan ketika pekerjaan sudah berjalan.

“Legalitas terhadap quarry itu penting. Artinya, kualitas material ini harus dipastikan punya legalitas yang baik, jangan sampai menghambat proses hanya karena persoalan administrasi yang tidak tuntas,” tegasnya.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Material yang digunakan bukan hanya harus sesuai kebutuhan teknis, tetapi juga berasal dari sumber yang memenuhi ketentuan.

Dengan demikian, percepatan pekerjaan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya material yang masuk atau luas lahan yang berhasil ditimbun. Kepastian sumber material, kualitas pengerjaan, dan kelengkapan administrasi juga harus berjalan bersama.

Pemkot Makassar berharap seluruh tahapan dapat berlangsung sesuai rencana sehingga tidak menimbulkan persoalan yang berpotensi menghambat pembangunan stadion.

Dirancang untuk 15.000 Penonton

Stadion Untia dirancang sebagai fasilitas olahraga yang berfokus pada sepak bola dengan kapasitas sekitar 15.000 penonton. Rancangan yang telah dipaparkan Pemkot Makassar sebelumnya menyebut stadion akan menggunakan sistem tempat duduk tunggal atau single seat.

Konsep tersebut berbeda dari stadion yang juga dilengkapi lintasan atletik. Stadion Untia direncanakan tanpa lintasan lari, sehingga area pertandingan dan tribun difokuskan untuk kebutuhan sepak bola.

Dalam rencana yang pernah disampaikan Munafri pada 2025, kawasan pembangunan stadion disebut memiliki luas sekitar 13 hektare, dengan luas bangunan mencapai sekitar 6,7 hektare. Adapun penyiapan lahan yang menjadi fokus pekerjaan awal mencakup area yang perlu ditimbun sebelum konstruksi utama dimulai.

Baca Juga  Resmob Polda Sulsel Tangkap Kahar di Gowa Usai Tikam Pria hingga Tewas

Perbedaan antara luas kawasan dan luas bangunan penting dipahami. Kawasan stadion tidak hanya diperuntukkan bagi bangunan utama, tetapi juga perlu mengakomodasi kebutuhan fasilitas pendukung sesuai rancangan proyek.

Kapasitas 15.000 penonton diharapkan membuat Stadion Untia menjadi salah satu fasilitas olahraga penting bagi Makassar. Namun, realisasi kapasitas dan fasilitas tersebut tetap bergantung pada penyelesaian pembangunan sesuai rancangan teknis yang ditetapkan.

Warga Untia Diharapkan Ikut Merasakan Manfaat

Munafri juga meminta kontraktor membuka kesempatan bagi masyarakat setempat, terutama warga Kelurahan Untia, untuk terlibat dalam pengerjaan proyek.

Pelibatan tenaga kerja lokal diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Kehadiran proyek besar, menurut arah kebijakan yang disampaikan wali kota, tidak semestinya hanya menghasilkan bangunan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Bagi kawasan Untia dan sekitarnya, pembangunan stadion berpotensi mendorong aktivitas ekonomi baru seiring berjalannya pekerjaan dan ketika fasilitas tersebut nantinya beroperasi. Meski demikian, manfaat tersebut akan sangat bergantung pada pelaksanaan proyek dan pengelolaan kawasan setelah stadion selesai dibangun.

Pemkot Makassar kini menghadapi pekerjaan berlapis: mengejar target waktu, menjaga mutu konstruksi, memastikan material memiliki legalitas, serta membuka ruang bagi keterlibatan masyarakat lokal.

Dengan target konstruksi utama dimulai pada awal 2027 dan penyelesaian pada akhir Desember tahun yang sama, tahapan penimbunan menjadi awal yang menentukan. Pemerintah kota berharap pekerjaan di lapangan berjalan sesuai jadwal agar Stadion Untia dapat segera diwujudkan sebagai fasilitas olahraga baru bagi masyarakat Makassar. (wah)