Journalist Independent, MAKASSAR – Warga Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Meski pagi diperkirakan cerah berawan, hujan ringan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
Di tengah peluang hujan tersebut, ancaman udara panas dan kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat juga perlu menjadi perhatian.
Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan dapat mencapai 36 derajat Celsius.
Kondisi ini berpotensi membuat aktivitas di luar ruangan terasa lebih menyengat, terutama ketika matahari bersinar terik sebelum hujan turun.
BMKG Wilayah IV Makassar juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi angin kencang di sejumlah kabupaten. Karena itu, warga yang hendak bepergian, bekerja di lapangan, atau beraktivitas di kawasan terbuka perlu memperhatikan perkembangan cuaca sepanjang hari.
Pada pagi hari, cuaca di Makassar dan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan cerah berawan. Kondisi ini memungkinkan masyarakat menjalankan kegiatan pagi seperti biasa, meskipun kewaspadaan terhadap paparan panas tetap diperlukan.
Memasuki siang hingga sore, hujan ringan berpotensi mengguyur Makassar dan sejumlah daerah lainnya. Wilayah yang masuk dalam prakiraan tersebut meliputi Bantaeng, Barru, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Sementara itu, wilayah lain di Sulawesi Selatan diprakirakan mengalami cuaca berawan. Masyarakat yang bepergian antardaerah sebaiknya menyiapkan perlengkapan hujan, khususnya jika perjalanan berlangsung pada siang atau sore hari.
Pada malam hari, cuaca Makassar dan wilayah Sulawesi Selatan secara umum diprediksi berawan. Kondisi serupa diprakirakan bertahan hingga dini hari, tetapi sebagian wilayah Luwu Utara masih berpeluang mengalami hujan ringan.
Perubahan cuaca dari cerah berawan menjadi hujan tersebut membuat masyarakat perlu menyesuaikan jadwal kegiatan. Pengendara sepeda motor, pekerja lapangan, serta warga yang beraktivitas di ruang terbuka sebaiknya tidak hanya berpatokan pada kondisi langit pada pagi hari.
Suhu Makassar dan Sulsel Capai 36 Derajat
Selain hujan, suhu udara yang tinggi menjadi salah satu hal penting dalam prakiraan cuaca Minggu, 25 Oktober 2026. BMKG memperkirakan suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan berada pada kisaran 19 hingga 36 derajat Celsius.
Adapun kelembapan udara diprakirakan berkisar 62 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 9 sampai 28 kilometer per jam.
Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan udara dapat membuat sebagian orang merasa lebih gerah ketika beraktivitas di luar ruangan. Situasi tersebut perlu diperhatikan oleh warga yang bekerja di bawah terik matahari, melakukan perjalanan jauh, maupun menjalankan kegiatan fisik dalam waktu lama.
BMKG memasukkan Makassar ke dalam wilayah yang perlu mewaspadai potensi udara panas. Peringatan serupa juga berlaku untuk Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sinjai, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Masyarakat disarankan membawa air minum saat bepergian, menggunakan pelindung dari sinar matahari, serta menghindari aktivitas fisik berat ketika suhu terasa sangat panas.
Jika memungkinkan, kegiatan di luar ruangan dapat dijadwalkan pada pagi atau sore hari ketika paparan matahari tidak terlalu menyengat.
8 Wilayah Sulsel Waspada Angin Kencang
Ancaman cuaca lainnya datang dari potensi angin kencang. Dalam peringatan dini untuk Minggu, BMKG mencantumkan delapan wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, yakni Bone, Enrekang, Wajo, Pinrang, Sidrap, Maros, Toraja Utara, dan Luwu Timur.
Angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, ranting patah, serta kerusakan pada papan reklame atau benda lain yang tidak terpasang dengan kuat. Kondisi tersebut juga dapat membahayakan pengendara, terutama ketika melintasi jalan yang dipenuhi pepohonan atau berada di kawasan terbuka.
Warga di daerah yang masuk dalam peringatan dini sebaiknya menghindari berteduh di bawah pohon besar ketika angin menguat. Pengendara juga perlu mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman apabila menghadapi hujan yang disertai hembusan angin.
Meski Makassar tidak tercantum dalam daftar kewaspadaan angin kencang untuk Minggu tersebut, masyarakat tetap perlu mengikuti pembaruan informasi cuaca. Kondisi di lapangan dapat berubah sehingga keputusan untuk bepergian sebaiknya mempertimbangkan keadaan cuaca terkini.
Kualitas Udara Makassar Perlu Mendapat Perhatian
Di luar persoalan hujan dan suhu panas, kualitas udara menjadi faktor lain yang tidak boleh diabaikan. Data yang dicantumkan dalam prakiraan menunjukkan konsentrasi PM2.5 berada pada kisaran 55,5 hingga 73,8 mikrogram per meter kubik dengan kategori tidak sehat.
PM2.5 merupakan partikel polutan berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan dalam konsentrasi tinggi dapat memperburuk gangguan pernapasan, terutama pada kelompok yang sensitif terhadap pencemaran udara.
Anak-anak, lanjut usia, serta orang yang memiliki sensitivitas terhadap polusi perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat juga sebaiknya mengurangi kegiatan fisik berat di luar apabila kondisi udara di lokasi mereka tidak mendukung.
Jika muncul keluhan seperti batuk, iritasi tenggorokan, atau sesak napas, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dihentikan. Warga yang mengalami gejala berat perlu mencari pertolongan medis.
Angka kualitas udara tersebut merupakan rentang yang dicantumkan dalam informasi prakiraan.
Kondisi aktual dapat berbeda menurut lokasi dan waktu pengukuran. Karena itu, masyarakat sebaiknya memeriksa pembaruan kualitas udara sebelum melakukan kegiatan yang berlangsung lama di luar ruangan.
Antisipasi Cuaca Ekstrem di Makassar dan Sekitarnya
Menghadapi kombinasi udara panas, peluang hujan, dan potensi angin kencang, masyarakat Sulawesi Selatan perlu menyiapkan langkah antisipasi sejak pagi.
Pengendara dapat membawa jas hujan dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Warga yang bekerja di luar ruangan sebaiknya menyediakan air minum, mencari tempat berteduh ketika suhu meningkat, serta menghindari lokasi yang berisiko tertimpa pohon atau benda yang diterpa angin.
Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi anggota keluarga yang lebih rentan terhadap suhu tinggi dan kualitas udara buruk.
Aktivitas anak-anak di luar ruangan dapat disesuaikan apabila cuaca terasa terlalu panas atau kualitas udara memburuk.
Informasi prakiraan cuaca perlu dipahami sebagai panduan untuk membantu masyarakat merencanakan kegiatan, bukan jaminan bahwa kondisi di setiap lokasi akan selalu sama.
Pembaruan resmi BMKG tetap penting untuk mengetahui perubahan cuaca yang mungkin terjadi sepanjang hari.
Dengan memperhatikan prakiraan tersebut, warga Makassar dan daerah lain di Sulawesi Selatan dapat mengatur perjalanan serta kegiatan harian secara lebih aman.
Hujan ringan pada siang hingga sore bukan satu-satunya hal yang perlu diperhitungkan, sebab suhu yang mencapai 36 derajat Celsius, potensi angin kencang, dan kualitas udara tidak sehat juga menjadi perhatian pada Minggu, 25 Oktober 2026. (*)






