Stadion Untia Makassar Mulai Ditimbun, Target Rampung Akhir 2027

Journalist Independent
Stadion Untia Makassar
Stadion Untia Makassar. (dok. Pemkot Makassar)

Journalist Indenpendent.com, MAKASSAR – Pembangunan Stadion Untia di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai memperlihatkan progres di lapangan. Pemerintah Kota Makassar kini memacu penimbunan dan pemadatan lahan sebagai langkah awal sebelum masuk ke pekerjaan konstruksi utama.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau lokasi proyek, Senin (26/10/2026). Bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan pihak kontraktor, Munafri memastikan pekerjaan awal berjalan sesuai rencana.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu menaruh perhatian pada tahapan penimbunan karena kondisi lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kelancaran pembangunan stadion. Pekerjaan ini harus dimaksimalkan agar konstruksi utama dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Hari ini, saya bersama Dinas PU dan pihak kontraktor melihat langsung kondisi di lapangan. Kita sudah mulai proses penimbunan dan memaksimalkannya untuk menjadi dasar pembangunan stadion,” ujar Appi.

Pemkot Makassar menargetkan konstruksi utama Stadion Untia mulai dikerjakan pada awal 2027. Sementara keseluruhan pembangunan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2027.

Target tersebut membuat pekerjaan penyiapan lahan menjadi tahapan yang tidak bisa dianggap sepele. Keterlambatan pada fase awal berpotensi memengaruhi jadwal pekerjaan berikutnya, terutama ketika pembangunan mulai memasuki tahap struktur bangunan.

Penimbunan Jadi Pekerjaan Awal yang Menentukan

Penimbunan dan pemadatan dilakukan untuk menyiapkan lahan agar sesuai dengan kebutuhan teknis pembangunan stadion. Sebelum struktur utama berdiri, kondisi tanah harus dipastikan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Dalam pekerjaan ini, Pemkot Makassar tidak hanya mengejar progres fisik. Kualitas tanah urug, sumber material, metode pengerjaan, serta kondisi tanah di lokasi juga menjadi perhatian agar lahan yang disiapkan mampu mendukung pembangunan pada tahap selanjutnya.

Baca Juga  Kasatlantas Polrestabes Makassar Ajak Warga Sambut Tahun Baru 2024 dengan Kegiatan Positif

Tahapan penyiapan lahan Stadion Untia sebelumnya mencakup perancangan teknis, pemetaan kondisi lapangan, pembersihan lahan atau land clearing, hingga penimbunan. Dokumen pendukung, termasuk studi kelayakan dan sertifikasi lahan, juga menjadi bagian dari persiapan proyek sebelum pekerjaan fisik berjalan.

Lokasi stadion berada di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan untuk menyiapkan area pembangunan sebelum kontraktor melanjutkan pekerjaan ke struktur utama.

Artinya, pekerjaan yang berlangsung sekarang belum menggambarkan bentuk akhir stadion. Penimbunan merupakan bagian dari proses awal yang harus diselesaikan dengan cermat sebelum pembangunan tribun, lapangan, dan fasilitas pendukung memasuki tahapan berikutnya.

Dikebut Sebelum Cuaca Menghambat

Selain persoalan teknis, faktor cuaca menjadi perhatian Munafri. Pekerjaan penimbunan membutuhkan kondisi lapangan yang mendukung agar proses pengangkutan material, pemerataan tanah, dan pemadatan dapat berjalan optimal.

Appi meminta tim teknis bersama kontraktor memanfaatkan kondisi cuaca yang memungkinkan untuk mempercepat pekerjaan. Potensi peningkatan curah hujan perlu diantisipasi sejak awal supaya tidak mengganggu pekerjaan di lapangan.

Menurutnya, persiapan yang matang pada tahap awal akan membantu mengurangi risiko kendala ketika proyek memasuki pekerjaan konstruksi utama.

Pemkot Makassar pun perlu memastikan setiap tahapan berjalan beriringan dengan pengawasan teknis. Kecepatan pengerjaan tetap harus dibarengi pemenuhan standar mutu, sehingga target penyelesaian tidak mengorbankan kualitas bangunan.

Dengan konstruksi utama yang direncanakan mulai awal 2027, waktu pengerjaan pada tahap penimbunan menjadi salah satu perhatian pemerintah kota. Progres pekerjaan dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan kesiapan proyek untuk masuk ke tahap pembangunan berikutnya.

Legalitas Material Tak Boleh Diabaikan