Kasatlantas Polres Lutim Iptu. Siswaji Harapkan Peran Serta Orang Tua Dan Pemkab Minimalisir Lakalantas Kalangan Pelajar

  • Bagikan
responsive.txt

LUTIM, — Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Iptu. Siswaji, berharap agar orang tua siswa, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mampu bersinergis dengan baik guna meminimalisir tingkat kecelakaan lalulintas dikalangan pelajar.

“Alhamdulillah, tentunya kami dari jajaran Satlantas Polres Lutim sangat berharap peran serta orang tua siswa dan Pemerintah Kabupaten Lutim guna meminimalisir tingkat lakalantas dikalangan pelajar, “kata Siswaji.18/10/2021) sekira pukul.10.00 Wita via Whatssapp pribadinya.

Bercermin dari kejadian 7 oktober lalu, dimana terjadi lakalantas antara sebuah mobil semi truck dengan 2 orang pelajar berboncengan. Menurutnya, Satlantas Polres Lutim sudah memaksimalkan sosialisasi kepada para pelajad terkait penggunaan sepeda motor, safety riding dan tentunya kelengkapan sebelum berkendara.

“Belajar dari kejadian bulan lalu, dimana seorang pelajar harus meregang nyawa dikarenakan bertabrakan dengan mobil semi truck. Dari awal saya bersama anggota Satlantas rutin melakukan sosialisasi kepada para pelajar, tentang keselamatan berlalu lintas dan tentunya kelengkapan berkendara, mulai dari SIM serta STNK, ” Lanjut Siswaji.

responsive.txt

Peran serta orang tua dan Pemerintah Kabupaten tentunya menjadi ujung tombak dalam persoalan tersebut. Dimana orang tua harus menekan anaknya, rutin memberikan edukasi kepada anaknya tentang pentingnya keselamatan berkendara. Peran serta Pemkab dalam mengarahkan dan menekan tiap kepala sekolah agar menindak siswa yang diduga berkendara dibawah umur dan ugal-ugalan.

“Kami dari Satlantas Polres Lutim, sangat meminta agar orang tua memberikan penekanan kepada anaknya agar tidak memakai kendaraan sebelum melengkapi diri, serta tidak ugal-ugalan. Memberikan edukasi betapa pentingnya keselamatan berkendara, peran serta Pemkab Lutim agar mampu menekan, mengarahkan Kepala Sekolah agar memperketat dan melarang keras siswanya yang notabene dibawah umur untuk tidak berkendata sendiri ke sekolah, atau minimalnya diantar ke sekolah, “tutup Siswaji.

 

responsive.txt


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan