Journalist Independent.com, MAKASSAR – Pembangunan Stadion Sudiang di Makassar terus berlanjut. Hingga 28 Oktober 2026, progres pengerjaan stadion tersebut telah mencapai 25 persen, dengan target akhir tahun ini menembus 50 persen.
Pekerjaan konstruksi kini mulai memperlihatkan perkembangan pada sejumlah tribun. Di tribun barat, utara, dan timur, pengerjaan telah memasuki tahap persiapan kolom lantai 4 dan 5. Sementara itu, tribun selatan yang sebelumnya sempat terkendala mulai berlanjut dengan persiapan kolom lantai 3.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Prasarana Strategis Sulsel pada Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), Iwan, mengatakan pengerjaan struktur terus berjalan di sejumlah bagian stadion.
“Tribune selatan sudah persiapan kolom lantai 3, pekerjaan tribune barat, utara dan timur persiapan kolom lantai 4 dan 5,” kata Iwan kepada Herald, Rabu (28/10/2026).
Selain pekerjaan struktur, pengerjaan arsitektur juga mulai dilakukan di lantai 1. Dengan demikian, pekerjaan di Stadion Sudiang tidak hanya berfokus pada pembangunan kolom, tetapi mulai merambah bagian arsitektur bangunan.
Capaian 25 persen tersebut menjadi bagian dari tahapan pengerjaan stadion yang ditargetkan terus meningkat hingga akhir 2026. Pihak proyek optimistis progres pembangunan bisa melampaui 50 persen sebelum memasuki tahun berikutnya.
Pengecoran Struktur Bisa Berlangsung 24 Jam
Untuk mengejar target pengerjaan, sejumlah pekerjaan konstruksi, terutama pengecoran struktur dengan volume besar, dilakukan hingga 24 jam.
Kepala Proyek Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Vino Pramudia, mengatakan pengecoran dengan volume besar membutuhkan waktu pengerjaan yang panjang. Karena itu, pekerjaan bisa berlangsung tanpa henti selama 24 jam.
“Beberapa kami sudah beberapa kali menyelesaikan pengecoran dengan volume yang cukup banyak ya dan itu memang kami laksanakan 24 jam itu,” ujar Vino.
Meski demikian, pengerjaan tidak selalu harus berlangsung sepanjang hari. Durasi pengecoran menyesuaikan volume pekerjaan yang dilakukan.
Jika volume pengecoran tidak terlalu besar, pekerjaan bisa dihentikan sekitar pukul 03.00 dini hari. Menurut Vino, pengaturan waktu tersebut juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi para pekerja di lapangan.
“Karena juga kami menjaga tenaga-tenaga kerja kami untuk tetap fit ya, karena kondisi badan yang fit kan juga akan mempengaruhi mutu dari itu,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi fisik pekerja menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selama pengerjaan berlangsung. Sebab, selain mengejar progres, mutu hasil pekerjaan juga harus tetap dijaga.
Pola pengerjaan tersebut diterapkan untuk mendukung kelanjutan pembangunan struktur stadion, termasuk pada bagian tribun yang kini mulai memasuki tahapan kolom lantai atas.
Optimistis Progres Tembus 50 Persen pada Akhir Tahun
Vino mengatakan progres pembangunan sejauh ini masih mengikuti jadwal yang telah direncanakan. Pihaknya optimistis capaian pada akhir 2026 bisa melampaui 50 persen.
“Target tahun ini kami sudah mengikuti ya, sudah mengikuti apa yang sudah menjadi harapan dari schedule kami. Dan memang bayangan kami di akhir tahun ini kami bisa menginjak di atas 50 persen,” kata Vino.
Target tersebut menjadi tahapan penting sebelum pembangunan dilanjutkan pada 2027. Dengan progres yang terus berjalan, proyek Stadion Sudiang diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Meski saat ini progres baru mencapai 25 persen, pekerjaan di sejumlah tribun telah memasuki tahapan konstruksi lantai atas. Pada saat bersamaan, pekerjaan arsitektur mulai dilakukan di lantai 1.
Perbedaan tahapan pengerjaan di masing-masing tribun menunjukkan bahwa pembangunan berjalan sesuai bagian pekerjaan yang sedang dikerjakan. Tribun barat, utara, dan timur tengah bersiap untuk kolom lantai 4 dan 5, sementara tribun selatan berada pada tahap persiapan kolom lantai 3.
Stadion Berkapasitas 27.000 Penonton
Stadion Sudiang dirancang memiliki tribun penonton hingga lima lantai dengan kapasitas sekitar 27.000 orang. Stadion ini juga mengusung konsep kursi tunggal atau single seat dan dirancang memenuhi standar FIFA.
Keberadaan kursi tunggal menjadi bagian dari konsep fasilitas penonton yang diterapkan pada stadion tersebut. Dengan kapasitas puluhan ribu orang, Stadion Sudiang diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas olahraga besar di Makassar.
Stadion ini berdiri di kawasan Kompleks GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Luas lahannya sekitar 15 hektare, dengan sekitar tujuh hektare dialokasikan untuk bangunan stadion, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi fasilitas penunjang.
Pembangunan stadion tersebut menjadi salah satu proyek infrastruktur olahraga yang ditargetkan dapat difungsikan pada 2027. Setelah seluruh pekerjaan rampung, fasilitas ini diharapkan bisa mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga.
Dikerjakan Waskita dengan Nilai Kontrak Rp637 Miliar
Proyek pembangunan Stadion Sudiang dikerjakan oleh Waskita sebagai pemenang tender. Nilai penawarannya mencapai Rp637,15 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp674,95 miliar.
Dengan target penyelesaian pada 2027, pengerjaan sepanjang sisa 2026 menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan tetap sesuai jadwal. Target progres di atas 50 persen pada akhir tahun ini diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan pekerjaan hingga tahap penyelesaian.
Saat ini, pengerjaan masih didominasi pembangunan struktur di sejumlah tribun, disertai pekerjaan arsitektur yang mulai berjalan di lantai 1. Pengecoran struktur dengan volume besar juga dilakukan dalam durasi panjang untuk mendukung percepatan pekerjaan.
Pihak proyek optimistis stadion dapat rampung sesuai target. Namun, capaian tersebut masih bergantung pada kelanjutan pengerjaan di lapangan hingga seluruh bagian bangunan dan fasilitas penunjangnya selesai.





