NEWS  

Polairud Polda Sulteng Bantu Siswa SD Menyeberang, Wujud Polisi Bersama Masyarakat

Journalist Independent
Anggota Polairud Polda Sulteng mendampingi siswa SD Negeri 12 Kelurahan Baiya saat menyeberang jalan.
Anggota Polairud Polda Sulteng mendampingi siswa SD Negeri 12 Kelurahan Baiya saat menyeberang jalan.

PALU – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu berkaitan dengan penegakan hukum. Terkadang, kepedulian sederhana seperti membantu anak-anak menyeberang jalan justru menjadi bentuk pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat.

Hal itu ditunjukkan anggota Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Dengan seragam lengkap dan baret biru, seorang anggota Polairud tampak mendampingi sejumlah siswa SD Negeri 12 Kelurahan Baiya, Sulawesi Tengah, saat menyeberang jalan.

Sekitar empat siswa sekolah dasar tersebut terlihat tersenyum riang setelah berhasil menyeberang dengan pengawalan anggota polisi. Mereka tampak senang mendapat pendampingan langsung dari aparat kepolisian.

Aksi sederhana itu menjadi gambaran kepedulian personel Polairud terhadap keselamatan anak-anak, khususnya saat beraktivitas di lingkungan sekitar sekolah.

Instruksi Direktur Polairud

Direktur Polairud Polda Sulteng Kombes Pol Supriyanto mengatakan, keterlibatan anggota dalam membantu masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan antara polisi dan warga.

Dia menginstruksikan personelnya agar tidak hanya menjalankan tugas utama dalam menjaga keamanan wilayah perairan, tetapi juga meluangkan waktu untuk kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Semua ini tidak lain demi membuktikan bahwa polisi bersama masyarakat, selain untuk memastikan keamanan laut, anggota juga saya minta untuk meluangkan waktu lebih bermanfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan anggota Polairud harus mampu memberikan manfaat lebih luas. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi salah satu cara membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pelayanan Dimulai dari Kepedulian

Pendampingan terhadap siswa SD Negeri 12 Kelurahan Baiya tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan kepolisian bisa hadir melalui tindakan sederhana.

Bagi anak-anak yang hendak menyeberang, kehadiran seorang polisi memberikan rasa aman sekaligus pengalaman menyenangkan. Sementara bagi masyarakat, tindakan tersebut menjadi bukti bahwa anggota Polri dapat hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga  Karangan Bunga Soal Pelakor Viral, Propam Polda Sulteng Turun Menyelidiki

Melalui arahan Direktur Polairud Polda Sulteng, personel diharapkan terus membangun hubungan positif dengan masyarakat melalui kegiatan yang humanis, responsif, dan bermanfaat.

Pelayanan Lewat Tindakan Sederhana

Pendampingan terhadap siswa SD Negeri 12 Kelurahan Baiya memperlihatkan bahwa pelayanan polisi tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar. Bantuan saat menyeberang jalan menjadi tindakan sederhana, tetapi penting bagi keselamatan anak-anak.

Kehadiran polisi di sekitar aktivitas masyarakat juga dapat membangun kedekatan dan kepercayaan. Anak-anak mendapat rasa aman, sementara warga melihat langsung kepedulian personel di lapangan.

Melalui arahan tersebut, personel Ditpolairud Polda Sulteng diharapkan terus menjalankan tugas secara profesional sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Upaya itu sejalan dengan semangat menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan memberi manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi contoh kepedulian bagi lingkungan sekolah dan warga sekitar. (*)