Stadion Sudiang dirancang menjadi salah satu fasilitas olahraga berskala besar di Makassar. Stadion ini akan memiliki tribune penonton hingga lima lantai dengan kapasitas sekitar 27.000 orang.
Konsep tempat duduk yang digunakan adalah single seat atau kursi tunggal. Desain tersebut menjadi bagian dari perencanaan stadion yang ditujukan memenuhi standar FIFA.
Dengan kapasitas tersebut, Stadion Sudiang diharapkan dapat menunjang penyelenggaraan pertandingan sepak bola serta berbagai kegiatan olahraga berskala besar.
Keberadaan stadion ini juga menjadi bagian dari pengembangan fasilitas olahraga di Sulawesi Selatan. Setelah pembangunan rampung, fasilitas tersebut diharapkan dapat menambah pilihan venue untuk pertandingan dan kegiatan yang membutuhkan kapasitas penonton besar.
Namun, stadion masih harus melalui sejumlah tahapan konstruksi sebelum dapat digunakan. Pengerjaan struktur utama, tribune, serta berbagai fasilitas pendukung perlu diselesaikan sesuai perencanaan proyek.
Berdiri di Atas Lahan 15 Hektare
Stadion Sudiang dibangun di kawasan Kompleks GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Total lahan yang disiapkan untuk proyek ini sekitar 15 hektare.
Dari luasan tersebut, sekitar tujuh hektare digunakan untuk bangunan stadion. Sementara lahan lainnya disiapkan untuk fasilitas penunjang.
Kawasan ini dirancang tidak hanya menjadi tempat berdirinya bangunan utama stadion, tetapi juga dilengkapi area pendukung yang diperlukan untuk menunjang operasionalnya.
Pembangunan fasilitas olahraga berskala besar tersebut membutuhkan pengerjaan secara bertahap, mulai dari struktur bangunan hingga penyelesaian fasilitas yang diperlukan sebelum stadion dapat difungsikan.
Karena itu, pencapaian target progres pada akhir tahun menjadi salah satu tahapan yang perlu diperhatikan dalam perjalanan proyek tersebut.
Ditargetkan Rampung pada 2027
Proyek pembangunan Stadion Sudiang dikerjakan oleh Waskita sebagai pemenang tender. Nilai penawaran proyek tercatat sebesar Rp637,15 miliar dari pagu anggaran Rp674,95 miliar.
Pembangunan stadion ini ditargetkan rampung dan dapat difungsikan pada 2027.
Dengan target tersebut, penyelesaian pekerjaan pada tahun ini menjadi bagian penting dari tahapan pembangunan secara keseluruhan. Penyedia masih harus mengejar peningkatan progres fisik, menyelesaikan struktur utama, serta melanjutkan pekerjaan pada bagian stadion lainnya.
Vino menegaskan pihaknya tetap optimistis mengejar target 50 persen hingga akhir tahun, sembari menunggu informasi tambahan anggaran dari KemenPU.
Jika target tersebut tercapai, pembangunan Stadion Sudiang akan memasuki tahapan progres berikutnya menuju penyelesaian pada 2027.
Masyarakat kini menantikan kelanjutan pembangunan stadion yang diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas olahraga utama di Makassar tersebut. Selain kapasitas penonton yang besar, penyelesaian proyek ini diharapkan dapat menambah fasilitas olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sepak bola dan agenda olahraga lainnya di Sulawesi Selatan. (ar)






