SULSEL  

Heboh Penemuan Kerangka Manusia di Pesisir Pantai Pasimasunggu Timur Selayar

Journalist Independent
Kerangka manusia ditemukan di pesisir Pantai Bonesialla, Desa Bontobulaeng, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Foto: Istimewa)

Journalist Independent, Kepulauan Selayar – Kerangka manusia ditemukan di pesisir Pantai Bonesialla, Desa Bontobulaeng, Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi menduga kerangka tersebut merupakan warga yang dilaporkan hilang saat melaut, tetapi identitasnya masih perlu dipastikan.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, kerangka manusia tersebut ditemukan oleh dua warga di atas batu di pinggir pantai. Dari keterangan keluarga, kerangka diduga merupakan warga yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di laut. Namun, untuk memastikan identitas dan penyebab kematiannya, tetap diperlukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan dalam keterangannya, Minggu (26/10/2026).

Kerangka Ditemukan Saat Warga Cari Ikan

Kerangka itu ditemukan oleh Muh. Kasing (39) dan Kamaruddin (42) pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Keduanya sedang mencari ikan di sekitar Pantai Bonesialla ketika menemukan kerangka tersebut.

Setelah penemuan itu, kedua warga melapor kepada Kepala Dusun Parang. Laporan kemudian diteruskan kepada personel Polsek Pasimasunggu untuk ditindaklanjuti.

Diduga Kerangka Nelayan yang Hilang sejak September

Berdasarkan keterangan keluarga, kerangka tersebut diduga milik Sakinang (65), nelayan dari Dusun Pandang Timur, Desa Bontobulaeng. Sakinang dilaporkan hilang saat memancing pada Selasa (29/9/2026).

Polisi belum memastikan identitas kerangka maupun penyebab kematian. Keterangan keluarga masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Kerangka Dievakuasi untuk Pemeriksaan

Pada Minggu (25/10/2026), personel Polsek Pasimasunggu bersama pemerintah desa, Babinsa, dan warga mendatangi lokasi penemuan. Petugas kemudian mengevakuasi kerangka menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan oleh dr. Insyirah Fadilla dari Puskesmas Ujung Jampea.

Didid mengatakan petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta pihak terkait. Penanganan juga meliputi evakuasi kerangka dan pemeriksaan medis.

Baca Juga  Penadah Emas Hasil Curian Senilai 6 M Diduga Tak Diamankan Polrestabes Makassar

Setelah pemeriksaan, kerangka dibawa ke rumah keluarga untuk proses pemakaman. Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai identitas maupun penyebab kematian dan meminta warga menyampaikan informasi yang benar kepada pihak berwenang. (*)