1. Bantaeng
Budi Santoso
NasDem
2. Barru
Syamsuddin Muhiddin
Golkar
3. Bone
Andi Tenri Walinonong
Gerindra
4. Bulukumba
Umy Asyiatun Khadijah, S.E. digantikan oleh Andi Suriadi
PKS
5. Enrekang
Ikrar Eran Batu
NasDem
6. Gowa
Fahmi Adam
PPP
7
Jeneponto
Didis Suryadi
NasDem
8. Kepulauan Selayar
Mappatunru, S.Pd.
Golkar
9. Luwu
Ahmad Gazali, S.E.
NasDem
10. Luwu Timur
Ober Datte
PDI-P
11. Luwu Utara
Husain, S.E.
Golkar
12. Maros
Muhammad Gemilang Pagessa
PAN
13. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)
Haris Gani
NasDem
14. Pinrang
H. Muhtadin
Demokrat
15. Sidenreng Rappang (Sidrap)
Takyuddin Masse, M.Si.
NasDem
16. Sinjai
Andi Jusman, S.T.
NasDem
17. Soppeng
H. Syahruddin Muhammad Adam, S.Sos., M.M.
Golkar
18. Takalar
H. Muh. Rijal
PKB
19. Tana Toraja
Drs. Kendek Rante
Golkar
20. Toraja Utara
Dra. Hermin Sa’pang Matandung, M.M.Pd.
Golkar
21. Wajo
Ir. H. Firmansyah Perkesi, M.Si.
Gerindra
22. Makassar
Supratman
NasDem
23. Palopo
Darwis
NasDem
24. Parepare
Ir. H. Kaharuddin Kadir, M.Si.
Golkar
Peta Kekuatan Partai di Kursi Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan Periode 2024–2029
Peta politik di tingkat legislatif daerah memperlihatkan persaingan sejumlah partai besar. NasDem, Golkar, dan Gerindra menjadi tiga partai yang paling menonjol dalam perebutan kursi ketua DPRD, disusul PKS, PPP, PKB, PAN, Demokrat, dan PDI Perjuangan.
Data ini menarik dibaca dari sudut pandang politik lokal karena kursi ketua DPRD bukan sekadar posisi struktural. Jabatan tersebut juga memperlihatkan kemampuan partai mempertahankan basis suara, menguasai parlemen daerah, dan menempatkan kader pada posisi strategis.
Namun, ada satu hal yang perlu dibedakan: partai yang memiliki ketua DPRD belum tentu merupakan partai dengan jumlah kursi terbanyak di seluruh kabupaten/kota tersebut. Untuk memastikan dominasi elektoral, data ketua perlu dibandingkan dengan hasil Pemilu Legislatif 2024 dan jumlah kursi masing-masing partai.
Sebaran kursi ketua DPRD berdasarkan partai
- NasDem
9 daerah (Bantaeng, Enrekang, Jeneponto, Luwu, Pangkep, Sidrap, Sinjai, Makassar, Palopo) - Golkar
7 daerah (Barru, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Soppeng, Tana Toraja, Toraja Utara, Parepare) - Gerindra
2 daerah (Bone dan Wajo) - PKS
1 daerah (Bulukumba) - PPP
1 daerah (Gowa) - PDI Perjuangan
1 daerah (Luwu Timur) - PAN
1 daerah (Maros) - Demokrat
1 daerah (Pinrang) - PKB
1 daerah (Takalar)
NasDem — 9 ketua DPRD
NasDem menempati posisi pertama dengan sembilan kursi ketua, tersebar dari kawasan selatan hingga utara Sulawesi Selatan. Partai ini tercatat memimpin DPRD di Bantaeng, Enrekang, Jeneponto, Luwu, Pangkep, Sidrap, Sinjai, Makassar, dan Palopo.
Kekuatan ini menunjukkan jangkauan politik NasDem yang luas, termasuk di ibu kota provinsi dan sejumlah daerah di kawasan Luwu Raya.
Golkar — 7 ketua DPRD
Golkar berada di posisi kedua dengan tujuh kursi ketua, antara lain di Barru, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Soppeng, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Parepare.
Sebaran ini memperlihatkan Golkar masih memiliki posisi penting di sejumlah daerah, termasuk kawasan Toraja dan wilayah pesisir.
Gerindra — 2 ketua DPRD
Gerindra tercatat memimpin DPRD Bone dan Wajo. Meski jumlah ketuanya lebih sedikit dibandingkan NasDem dan Golkar, posisi ini tetap strategis karena kedua daerah memiliki karakter politik dan basis pemilih yang penting. (lam)






