oleh

OPM Beri Kado ‘Ultimatum 4 Hari Kerja’ Di Ulang Tahun Gubernur Sulsel

MAKASSAR, — Puluhan mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) kembali melakukan aksi unjuk rasa yang Ketujuh kalinya. Aksi kali ini mereka mendatangi Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi-Selatan Nurdin Abddula yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Kamis (07/11/2019).

Dalam aksinya mereka mendesak Pihak Gubernur Sul-sel untuk segera Mencopot Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar & Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel yang dalam hal ini tidak mampu menangani terkait.

Persoalan 9 buruh yang di PHK oleh PT. Inti Celebes Cita Rasa (Holland Bakery) Dan massa aksi pula mendesak pihak Gubernur Sulsel untuk segera memanggil Owner dari pada Holland Bakery untuk segera membicarakan penyelesaian terkait 9 hak normatif yang kemudian sampai detik ini belum menemukan titik solusi yang konkrit serta memberikan sanksi administratif sesuai dengan pasal 190 UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003 baik berupa teguran, peringatan tertulis hingga pencabutan izin.

“Hingga hari ini, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang terhormat belum mampu mengatasi persoalan seperti ini, dimana hal Holland Bakery jelas sudah melanggar Pasal 190 UU Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003. Dalam hal ini Gubernur Sulsel yang terhormat belum bisa mengambil keputusan, “ungkap Zulfikar.

Pada aksi yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur massa aksi melakukan mediasi bersama Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sul-sel.

“Kami akan segera memanggil pihak Owner dari pada Holland Bakery untuk mempertemukan dengan pihak buruh yang telah di PHK secara sepihak guna membicarakan/mencari solusi yang konkrit terkait persoalan ini, “ujar Sekertaris Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel.

ZulFikar Al-mahdi selaku jendral lapangan dalam aksi ini, memberikan ultimatum waktu, kepada pada Instansi terkait untuk mengambil tindakan tegas.

“Apabila dalam 4 hari kedepan Dinas Tenaga Kerja Provinsi tidak mampu memanggil Owner Holland Bakery untuk dipertemukan dengan pihak buruh yang di PHK, maka yakin & percaya, kami akan kembali menggelar aksi unjuk rasa sporadis secara besar-besaran, kehadiran kami di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel merupakan mosi tidak percaya kami terhadap Disnaker Kota Makassar & Provinsi Sulsel dan kami menduga bahwasanya Pihak Disnaker Kota & Prpvinsi itu telah masuk angin, “tegas Zulfikar Al-Mahdi Selaku Jendral Lapangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed