Pemkot Makassar Siapkan Relokasi Peternak Babi Panaikang, Munafri Buka Peluang KUR

Journalist Independent
Munafri Arifuddin menyiapkan solusi komprehensif terkait keberadaan peternakan babi di permukiman warga Jalan Kesadaran, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang.
Munafri Arifuddin menyiapkan solusi komprehensif terkait keberadaan peternakan babi di permukiman warga Jalan Kesadaran, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang.

Journalist Independent, MAKASSAR — Penataan kawasan peternakan babi di Jalan Kesadaran, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, tetapi juga keberlangsungan mata pencaharian warga.

Pemerintah Kota Makassar kini menyiapkan lokasi alternatif bagi peternak sekaligus membuka peluang bantuan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar aktivitas ekonomi mereka tetap berjalan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengambil langkah tersebut setelah bertemu langsung dengan para peternak babi dan mendengarkan aspirasi mereka. Pertemuan itu membahas penataan kawasan, kebutuhan lokasi usaha yang lebih layak, serta dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha yang terdampak kebijakan penertiban.

Munafri menegaskan, pemerintah ingin menghadirkan solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan peternak sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan permukiman.

“Kita coba carikan tempat yang lebih baik, tertata, dan representatif. Jadi, aktivitas peternakan maupun jual beli hewan bisa dilokalisasi di tempat yang memang sesuai peruntukannya. Lingkungan juga bisa kita benahi,” ujarnya di Makassar, Rabu.

Relokasi Peternakan dan Fasilitasi KUR untuk Pelaku Usaha

Dalam pertemuan tersebut, para pemilik kandang menyampaikan harapan agar pemerintah tidak sekadar menertibkan aktivitas peternakan, tetapi juga memberikan jalan keluar supaya usaha mereka tetap berlanjut.

Pemkot Makassar berencana mencari lokasi alternatif yang sesuai untuk kegiatan peternakan dan perdagangan hewan. Pemerintah berharap lokasi baru dapat mendukung aktivitas usaha secara lebih tertib tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di kawasan permukiman.

Selain relokasi, Munafri juga menawarkan fasilitasi akses permodalan melalui program KUR dengan menggandeng perbankan, termasuk Bank Sulselbar.

Menurutnya, dukungan finansial menjadi salah satu aspek penting dalam membantu peternak mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha setelah penataan kawasan.

“Nanti kita data, apa yang dibutuhkan untuk mendukung usaha peternakan mereka. Kita fasilitasi akses permodalan melalui KUR. Jadi, kalau memang membutuhkan bantuan untuk pengembangan usaha, kita lihat dan carikan jalan keluarnya,” kata Munafri.

Baca Juga  Tawuran Bontoala Makassar Diduga Dipicu Balas Dendam, Pemuda Terluka

Ia meminta pemerintah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kebutuhan setiap peternak. Langkah tersebut bertujuan memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Pemkot Makassar juga akan menampung berbagai persoalan yang muncul selama proses penataan, termasuk aspirasi warga mengenai kerugian maupun kebutuhan perbaikan lingkungan.

Munafri menegaskan bahwa penertiban bukan bertujuan menghilangkan mata pencaharian masyarakat. Pemerintah ingin mengarahkan aktivitas ekonomi ke lokasi yang sesuai peruntukan, memiliki tata kelola lebih baik, dan mendukung pengembangan usaha.

Melalui pendekatan tersebut, Pemkot Makassar berharap penataan kawasan Jalan Kesadaran dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman tanpa mengabaikan kepentingan ekonomi peternak.

Pemerintah juga ingin memastikan para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kapasitas bisnis melalui dukungan lokasi dan akses permodalan.

“Dengan penataan kawasan tidak hanya menghadirkan lingkungan permukiman yang lebih tertib dan nyaman, tetapi juga tetap menjaga keberlangsungan mata pencaharian masyarakat,” tutur Munafri. (*)