Tawuran Busur Panah Kembali Pecah di Jalan Ablam Makassar, Empat Orang Diamankan

Journalist Independent
Ilustrasi remaja yang berhasail diamankan akibat tawuran antarkelompok, menggunakan busur panah di kawasan Jalan Abubakar Lambogo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Journalistindependent.com, MAKASSAR – Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Kota Makassar, kembali menjadi arena tawuran antarkelompok warga. Dua kelompok yang diduga berasal dari kawasan Pasar Karuwisi dan Ablam terlibat bentrokan menggunakan busur panah pada Minggu (1/11/2026) dini hari.

Aksi tersebut membuat situasi di sekitar lokasi mencekam. Polisi yang menerima laporan masyarakat langsung turun tangan dan membubarkan kedua kelompok sebelum bentrokan semakin meluas.

Petugas gabungan dari Polsek Panakkukang dan personel operasional Polrestabes Makassar mengamankan empat orang di lokasi kejadian. Polisi selanjutnya membawa mereka untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ema Ratna, membenarkan pengamanan tersebut. Menurutnya, petugas bergerak setelah menerima informasi mengenai perang kelompok di kawasan tersebut.

“Kami mengamankan empat orang, tepatnya di Karuwisi, Abu Bakar Lambogo. Itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada perang kelompok,” ujar Ema kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

Busur Panah dan Ketapel Ditemukan di Lokasi

Setelah membubarkan tawuran, polisi melakukan penyisiran di sekitar Jalan Ablam. Petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam bentrokan, di antaranya busur panah dan ketapel.

Polisi juga menemukan papan reklame milik toko warga yang berserakan di badan jalan. Papan tersebut diduga digunakan sebagai tameng untuk melindungi diri saat kedua kelompok saling menyerang.

“Barang bukti yang diamankan busur dengan pangkat. (Pelaku gunakan papan reklame toko sebagai tameng tawuran) jadi berserakan di jalan,” kata Ema.

Temuan tersebut memperlihatkan dampak bentrokan yang tidak hanya mengganggu keamanan lingkungan, tetapi juga meninggalkan kerusakan dan material berserakan di kawasan pertokoan.

Pengguna Jalan Terganggu, Polisi Dalami Empat Orang

Tawuran yang berlangsung di tengah jalan raya itu turut mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan, sementara pengguna jalan lainnya mencari jalur alternatif untuk menghindari lokasi bentrokan.

Baca Juga  1.897 Personel Gabungan Kawal Aksi 2 Tahun Prabowo-Gibran di Makassar

Ema menegaskan, aksi perang kelompok di jalan raya jelas mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

“Ya kalau di jalan raya tentunya pasti melanggar (arus lalu lintas),” bebernya.

Hingga Minggu (1/11/2026), polisi masih mendalami identitas empat orang yang diamankan, termasuk asal kelompok dan peran masing-masing dalam tawuran tersebut.

“Kami masih mau dalami karena sudah ada empat orang yang diamankan di tempat kejadian,” pungkasnya.

Polisi kini terus menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain dalam bentrokan tersebut. Penyelidikan juga diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta penggunaan senjata dalam aksi tawuran yang kembali terjadi di Jalan Ablam. (*)