Saul ‘Canelo’ Alvarez Rebut Kembali Gelar Juara Dunia Tinju Versi WBC!

Journalist Independent
Saul 'Canelo' Alvarez kembali menyandang gelar juara dunia tinju kelas menengah super versi World Boxing Council (WBC). (Foto: RFI)

Journalist Independent, Riyadh – Saul ‘Canelo’ Alvarez kembali menyandang gelar juara dunia tinju kelas menengah super versi World Boxing Council (WBC) setelah mengalahkan Christian M’billi di Riyadh, Arab Saudi. Petinju asal Meksiko itu menang angka mutlak dalam duel 12 ronde sekaligus merebut kembali sabuk yang pernah lepas dari genggamannya.

“Sungguh sulit untuk dijelaskan. Ini sesuatu yang sukar dipercaya,” kata Canelo usai pertandingan di Kingdom Arena, Riyadh, Sabtu (31/10/2026).

Canelo Menang Angka Mutlak dalam 12 Ronde

Canelo memastikan kemenangan setelah ketiga juri memberikan keunggulan kepadanya melalui skor 115-112, 116-111, dan 117-110. Hasil tersebut membuat Canelo kembali menjadi juara dunia WBC di kelas menengah super.

Pertarungan berlangsung selama 12 ronde tanpa kemenangan KO maupun TKO. Canelo mampu mengendalikan jalannya laga dan mengungguli M’billi melalui penilaian angka para juri.

M’billi sempat memberikan perlawanan pada awal pertandingan dengan tekanan dan serangan yang cukup aktif. Namun, Canelo mampu mengatasi tekanan tersebut dan mengambil kendali pertarungan seiring berjalannya ronde.

Kemenangan ini menjadi momen kebangkitan Canelo setelah sebelumnya kehilangan gelar juara dunia. Ia kembali merebut sabuk WBC setelah melewati masa tanpa gelar tersebut sejak kekalahannya dari Terence Crawford pada September 2025.

Sabuk WBC Sempat Beralih ke M’billi

Sebelum menghadapi M’billi, Canelo pernah kehilangan status juara tak terbantahkan di kelas menengah super setelah dikalahkan Crawford. Kekalahan itu membuat dominasi Canelo atas sejumlah sabuk juara dunia di kelas tersebut berakhir.

Sabuk WBC kemudian berstatus lowong setelah Crawford dicopot dari gelar tersebut karena tidak memenuhi kewajiban pembayaran biaya sanksi kepada organisasi tinju itu. Situasi tersebut membuka jalan bagi perubahan pemegang gelar di kelas menengah super.

Baca Juga  PSM Makassar Dua Kali Tertinggal, Persita Ditahan Imbang 2-2

Christian M’billi sebelumnya berstatus juara interim WBC. Pada Januari 2026, WBC menaikkan statusnya menjadi juara dunia penuh setelah sabuk tersebut lowong.

Dengan status itu, M’billi memasuki pertarungan melawan Canelo sebagai pemegang gelar juara dunia WBC. Namun, kesempatan mempertahankan sabuknya tidak berakhir sesuai harapan setelah ia kalah dalam duel 12 ronde tersebut.

Canelo Kembali ke Puncak Kelas Menengah Super

Pertarungan melawan M’billi juga menjadi penampilan pertama Canelo setelah kekalahannya dari Crawford pada September 2025. Kemenangan ini sekaligus menandai keberhasilannya kembali ke jajaran juara dunia di kelas menengah super.

Bagi M’billi, hasil tersebut menjadi kekalahan pertama dalam karier profesionalnya. Petinju Prancis kelahiran Kamerun itu harus kehilangan gelar WBC setelah sebelumnya mendapatkan promosi dari status juara interim.

Kemenangan angka mutlak tersebut menegaskan perubahan pemegang sabuk WBC di kelas menengah super. Canelo kini kembali menguasai gelar yang sebelumnya sempat berada di tangan M’billi. (*)