Inter Milan dan AC Milan Perkenalkan Generali Stadium, Stadion Baru Rp24 Triliun Pengganti San Siro

Journalist Independent
Generali Stadium
Generali Stadium.

Journalist Independent, MILAN — Inter Milan dan AC Milan resmi memperkenalkan rancangan stadion baru bernama Generali Stadium yang akan menggantikan Stadion San Siro. Proyek senilai 1,2 miliar euro atau sekitar Rp24 triliun tersebut dirancang menjadi arena sepak bola modern dengan kapasitas 71.500 penonton.

Kedua klub memperkenalkan desain stadion tersebut dalam konferensi pers di Milan, Kamis (29/10/2026). Generali Stadium ditargetkan mulai digunakan pada musim 2031/2032, setelah proses pembangunan yang dijadwalkan dimulai pada 2028.

Kehadiran stadion baru ini menandai babak penting bagi dua klub besar Italia tersebut. Inter dan AC Milan akan meninggalkan San Siro, stadion bersejarah yang selama puluhan tahun menjadi markas sekaligus saksi perjalanan panjang kedua klub.

Dengan kapasitas 71.500 penonton, Generali Stadium akan sedikit lebih kecil dibandingkan San Siro yang mampu menampung sekitar 75.000 orang. Namun, desainnya diarahkan untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dekat dengan lapangan dan atmosfer pertandingan yang tetap intens.

Rancangan stadion dikerjakan oleh arsitek ternama Norman Foster bersama David Manica, arsitek spesialis stadion yang sebelumnya terlibat dalam pembangunan Stadion Wembley di London.

Foster menjelaskan, bangunan stadion dirancang dengan bentuk yang relatif rendah di bagian tengah, kemudian meninggi pada kedua ujung di belakang gawang. Konsep tersebut menjadi salah satu karakter utama arsitektur Generali Stadium.

Sementara itu, Manica mengatakan desain stadion tidak hanya berorientasi pada kapasitas dan fasilitas modern. Tim perancang juga berupaya mempertahankan pengalaman emosional yang selama ini melekat pada San Siro.

“Hal terpenting yang kami sadari ketika merancang proyek ini adalah San Siro merupakan sebuah perasaan,” ujar Manica.

Menurutnya, San Siro bukan sekadar bangunan tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola. Stadion tersebut memiliki nilai emosional karena menjadi ruang berkumpulnya para pendukung dan menyimpan kenangan dari berbagai generasi suporter Inter maupun AC Milan.

Baca Juga  Kovacic Yakin Kroasia Bisa Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Spanyol

Karena itu, salah satu perhatian utama dalam perancangan stadion baru adalah menjaga kedekatan antara penonton dan lapangan. Kedekatan tersebut dinilai penting untuk mempertahankan atmosfer yang selama ini menjadi ciri khas pertandingan di San Siro.

Salah satu keunikan Generali Stadium terlihat pada desain tribune di belakang gawang. Bagian tersebut dirancang memiliki kemiringan hingga 37 derajat sehingga penonton dapat berada lebih dekat dengan lapangan.

Kemiringan tribune diharapkan menciptakan pengalaman menonton yang lebih intens. Posisi penonton yang relatif dekat dengan pemain juga dirancang untuk memperkuat interaksi antara suporter dan pertandingan.

Selain tribune, desain atap menjadi elemen penting dalam konsep stadion baru tersebut. Atap akan menutupi seluruh area tribune, sementara bagian lapangan tetap terbuka.

Struktur itu diharapkan membantu mempertahankan dan memperkuat gemuruh suara suporter di dalam stadion. Dengan demikian, atmosfer pertandingan tetap menjadi bagian utama dari pengalaman yang ditawarkan Generali Stadium.

Tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, stadion baru Inter dan AC Milan tersebut juga dirancang untuk menggelar berbagai kegiatan olahraga dan hiburan.

Generali Stadium nantinya dapat digunakan untuk pertandingan sepak bola Amerika, rugbi, hingga konser musik. Fleksibilitas tersebut membuka peluang pemanfaatan stadion di luar jadwal pertandingan kedua klub.

Konsep multifungsi ini menjadi bagian dari pengembangan stadion modern yang tidak hanya mengandalkan pertandingan sepak bola sebagai sumber aktivitas. Stadion diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan olahraga dan hiburan dengan penggunaan sepanjang tahun.

San Siro Akan Dirobohkan

Pembangunan Generali Stadium juga akan mengakhiri perjalanan panjang San Siro sebagai markas Inter Milan dan AC Milan.

Sebelumnya, kedua klub telah mengeluarkan dana sebesar 197 juta euro untuk membeli San Siro beserta area parkir di sekitarnya. Pembelian tersebut menjadi bagian dari langkah menuju pengembangan kawasan stadion baru.

Baca Juga  PSG Vs Barcelona di Liga Champions 2026/2027: Rekor 11 Kemenangan Blaugrana Diuji di Paris

Konstruksi Generali Stadium dijadwalkan mulai pada 2028. Ketika pembangunan stadion pengganti mendekati penyelesaian, sebagian besar bangunan San Siro direncanakan akan dirobohkan.

San Siro, yang juga dikenal dengan nama Stadion Giuseppe Meazza, pertama kali dibuka pada 1926. Stadion tersebut menjadi salah satu arena sepak bola paling ikonis di Eropa dan memiliki sejarah panjang bersama Inter serta AC Milan.

Selama puluhan tahun, San Siro menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertandingan penting, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Identitas stadion ini juga melekat kuat dalam sejarah persaingan kedua klub sekota tersebut.

Meski telah beberapa kali menjalani renovasi, San Siro dinilai tidak lagi sepenuhnya memenuhi kebutuhan modern kedua klub maupun penonton. Kebutuhan terhadap fasilitas yang lebih mutakhir dan pengalaman pertandingan yang lebih baik menjadi salah satu alasan pengembangan stadion pengganti.

Generali Stadium diharapkan menjawab kebutuhan tersebut melalui desain arsitektur modern, kapasitas besar, serta fasilitas yang dapat mendukung beragam kegiatan.

Jika sesuai jadwal, Inter Milan dan AC Milan akan mulai menempati stadion baru itu pada musim 2031/2032. Perpindahan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya era San Siro sebagai kandang bersama dua raksasa sepak bola Italia. (*)