Journalist Independent.com, JAKARTA — Berpindah dari WhatsApp ke browser, membuka marketplace untuk memeriksa pesanan, lalu kembali membalas pesan pelanggan merupakan aktivitas yang akrab bagi pengguna smartphone. Kebiasaan tersebut menuntut perangkat yang mampu mendukung penggunaan beberapa aplikasi secara bergantian tanpa mengganggu kenyamanan.
Samsung Electronics Indonesia menghadirkan Galaxy A08 untuk mendukung kebutuhan tersebut. Smartphone ini dibekali fitur Split Screen yang memungkinkan dua aplikasi dibuka bersamaan dalam satu layar, serta RAM Plus yang memanfaatkan sebagian penyimpanan internal sebagai memori virtual tambahan.
Kedua fitur tersebut menjadi andalan Galaxy A08 untuk menunjang aktivitas digital sehari-hari, mulai dari belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga menjalankan usaha secara daring.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Annisa Maulina, mengatakan aktivitas pengguna saat ini semakin beragam dan tidak lagi bergantung pada satu aplikasi.
“Aktivitas harian kita jarang hanya bergantung pada satu aplikasi. Lewat Galaxy A08, kami ingin pengguna merasakan multitasking yang lancar, mulai dari berkomunikasi, mencari informasi, belajar, berbelanja, hingga mengelola pekerjaan,” ujar Annisa dikutip dari situs resmi Samsung.
Menurut dia, pengalaman tersebut didukung chipset Helio G99+, memori LPDDR5, serta RAM Plus yang membantu pengelolaan aplikasi ketika pengguna berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya.
Split Screen, Dua Aplikasi dalam Satu Layar
Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan pengguna Galaxy A08 adalah Split Screen. Fitur ini memungkinkan dua aplikasi ditampilkan secara bersamaan sehingga pengguna tidak harus terus-menerus berpindah tampilan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Mahasiswa, misalnya, dapat membuka dokumen tugas di satu bagian layar dan browser di bagian lainnya untuk mencari referensi. Dengan tampilan tersebut, informasi dari internet dapat diperiksa sambil membaca atau menyusun materi tugas.
Fitur serupa juga berguna bagi pengguna yang sering berkomunikasi sambil mencari informasi. Ketika muncul pertanyaan di grup WhatsApp, pengguna dapat membuka aplikasi lain untuk memeriksa informasi tanpa sepenuhnya meninggalkan tampilan percakapan, selama kedua aplikasi mendukung penggunaan dalam mode tersebut.
Untuk mengaktifkan Split Screen, pengguna dapat membuka aplikasi pertama, kemudian mengetuk tombol Recent Apps atau aplikasi terkini melalui tombol navigasi di bagian bawah layar.
Setelah daftar aplikasi terbuka, ketuk ikon aplikasi yang ingin digunakan, lalu pilih opsi “Buka dalam tampilan layar terpisah” atau *Open in split screen view*. Selanjutnya, pilih aplikasi kedua yang akan ditampilkan.
Kedua aplikasi kemudian dapat digunakan dalam satu layar. Pengguna dapat menyesuaikan pembagian ruang sesuai kebutuhan, meskipun kenyamanan penggunaan bergantung pada ukuran tampilan dan karakter aplikasi yang dijalankan.
Fitur ini menjadi pilihan praktis bagi pengguna yang ingin mengurangi perpindahan tampilan saat mengerjakan beberapa aktivitas sekaligus.
RAM Plus Bantu Kelola Aplikasi di Latar Belakang
Selain Split Screen, Galaxy A08 dilengkapi RAM Plus yang memanfaatkan sebagian ruang penyimpanan internal sebagai memori virtual tambahan.
Pada perangkat dengan RAM fisik 4GB, pengguna dapat memilih tambahan RAM Plus sebesar 2GB atau 4GB sesuai opsi yang tersedia. Jika memilih RAM Plus 4GB, sistem dapat memanfaatkan ruang penyimpanan sebagai memori virtual untuk membantu pengelolaan aplikasi.
Pengaturan ini dapat diakses melalui menu Pengaturan, kemudian Perawatan perangkat, Memori, dan RAM Plus.
RAM Plus melengkapi RAM fisik LPDDR5 yang digunakan Galaxy A08. Samsung menyebut LPDDR5 menawarkan kecepatan transfer data hingga 30 persen lebih tinggi dibandingkan LPDDR4X pada perangkat generasi sebelumnya.
Namun, RAM virtual tidak sama dengan RAM fisik. Fitur ini membantu sistem mengelola aplikasi, tetapi tidak otomatis membuat seluruh aplikasi berjalan lebih cepat atau menjamin aplikasi tidak pernah dimuat ulang. Pengalaman penggunaan tetap bergantung pada kapasitas memori, ruang penyimpanan yang tersedia, serta kebutuhan aplikasi.
Bagi penjual online, fitur tersebut dapat membantu menunjang rutinitas yang melibatkan beberapa aplikasi. Pengguna dapat membalas pesan pelanggan melalui WhatsApp, memeriksa katalog di browser, membuka marketplace untuk mengecek pesanan, lalu kembali ke percakapan.
Dengan pengelolaan memori yang sesuai, aktivitas bergantian antaraplikasi diharapkan terasa lebih praktis.






