JAKARTA — Polisi menyelidiki dugaan penculikan terhadap dua anak perempuan berinisial ZI (10) dan CI (8) di kawasan Menceng, Kalideres, Jakarta Barat.
Keduanya diduga dibawa oleh seseorang saat hendak berangkat mengikuti les pada Rabu (30/9). Setelah kejadian, pihak keluarga melaporkan kasus tersebut kepada polisi pada Kamis (1/10).
Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak informasi mengenai hilangnya kedua anak diterima.
Polisi juga menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV untuk mengetahui arah perjalanan orang yang diduga membawa kedua korban.
“Sedang kita selidiki. Kemarin kita sudah telusuri CCTV ke mana arah dia pergi, masih belum dapat identitas [pelaku]. Mudah-mudahan ada titik terang,” kata Rihold saat dihubungi, Jumat (2/10).
Dua Anak Ditemukan di Lokasi Berbeda
Rihold membenarkan bahwa kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang ketika hendak berangkat les.
Informasi mengenai hilangnya ZI dan CI kemudian disebarluaskan oleh pihak keluarga melalui grup RT serta media sosial untuk membantu pencarian.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.00-17.30 WIB, kedua anak tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda di kawasan Jalan Gombol Paya, yang berada di arah Bandara Soekarno-Hatta.
Meski kedua korban telah ditemukan, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian serta motif di balik dugaan penculikan tersebut.
“Terkait motif diculik kita masih dalami dulu,” ujarnya.
Kalung Emas Korban Diduga Diambil
Berdasarkan keterangan awal dari kedua anak, mereka diduga dibawa secara terpisah. Keduanya kemudian diturunkan di lokasi yang berbeda.
Polisi juga membenarkan adanya dugaan pengambilan kalung emas milik korban dalam peristiwa tersebut.
“Kalau ambil kalung benar. Hanya dari keterangan korban dibawa terpisah dan kalung diambil dan diturunkan di dua tempat berbeda,” kata dia.
Saat ini, polisi masih mendalami keterangan kedua korban dan menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi orang yang diduga membawa mereka.
Penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui secara lengkap kronologi kejadian, termasuk motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.





