27 Tahun Pengabdian IKABHAMAS Gelar Reuni Akbar

Journalist Independent

Journalist Independent, MAKASSAR, —  Jarak penugasan dan kesibukan menjalankan tugas kepolisian tidak memutus hubungan para personel yang tergabung dalam Ikatan Alumni Bhayangkara Emas (IKABHAMAS). Setelah sekitar 27 tahun mengabdi di Korps Bhayangkara, mereka kembali berkumpul dalam reuni akbar atau temu kangen di Hotel Claro, 25 Februari 2023.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi para anggota untuk kembali menjalin kedekatan dengan rekan seperjuangan yang pernah menjalani masa pendidikan bersama. Seiring perjalanan karier, mereka kini bertugas di sejumlah wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), sehingga kesempatan berkumpul seperti ini memiliki arti tersendiri.

Bagi para anggota IKABHAMAS, reuni bukan sekadar agenda untuk bertemu dan berbagi cerita. Kegiatan itu juga menjadi ruang untuk menjaga hubungan persaudaraan yang telah tumbuh sejak masa pendidikan. Pengalaman bersama pada awal perjalanan pengabdian menjadi salah satu pengikat hubungan mereka hingga puluhan tahun kemudian.

Kasatreskrim Polres Gowa, AKP Burhan SH, mengatakan pertemuan tersebut menjadi sarana melepas kerinduan dengan rekan satu angkatan. Ia menilai silaturahmi perlu terus dipelihara meskipun setiap personel memiliki kesibukan dan tanggung jawab berbeda.

“Alhamdulillah, bentuk rasa kangen kami sesama letting. Tentunya silaturrahmi wajib untuk kita jaga terus, “kata AKP. Burhan SH, Kasatreskrim Polres Gowa.

Menurut Burhan, kekompakan para anggota tidak terbentuk hanya ketika mereka bertemu dalam kegiatan reuni. Hubungan itu juga terpelihara melalui komunikasi yang terus berjalan di tengah aktivitas masing-masing. Dengan komunikasi tersebut, para anggota tetap dapat mengikuti kabar rekan mereka meskipun tidak berada dalam satu wilayah penugasan.

Ia menyebut kebersamaan sebagai salah satu alasan hubungan antaranggota tetap terjaga. Bagi mereka, ikatan alumni memberikan ruang untuk mempertahankan hubungan yang telah dibangun sejak awal pengabdian di kepolisian.

Baca Juga  Berkat Kapolres Pelabuhan AKBP Restu Wijayanto, Ratusan Pedagang Pasar Butung Kembali Berjualan

“Ini yang membuat kami solid, kebersamaan. Yang jelas komunikasi antar kami tidak pernah putus, “lanjut AKP. Burhan SH.

Kekompakan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan IKABHAMAS. Para anggota tidak hanya berbagi kenangan tentang masa pendidikan, tetapi juga bertemu kembali sebagai personel yang telah melewati berbagai tahapan pengabdian. Perbedaan tempat tugas dan pengalaman kerja memperkaya cerita yang dapat mereka bagikan dalam pertemuan tersebut.

Reuni akbar itu juga diisi kegiatan olahraga sebelum acara temu kangen berlangsung. Para personel mengikuti pertandingan bulutangkis antarang­katan sebagai salah satu rangkaian kegiatan. Selain menjadi ajang kompetisi, pertandingan tersebut memberi kesempatan bagi para alumni untuk berinteraksi dalam suasana santai di luar rutinitas pekerjaan.

AKP Burhan turut mengikuti pertandingan tersebut. Ia berhasil menempati peringkat kedua dalam kompetisi bulutangkis yang digelar sebelum reuni. Capaian itu menjadi bagian dari cerita kegiatan yang mempertemukan kembali para anggota IKABHAMAS.

“Alhamdulillah, juara II, “tambahnya.

Kegiatan olahraga dalam pertemuan semacam ini dapat menjadi sarana interaksi antarpeserta. Para anggota memiliki kesempatan untuk membangun suasana akrab melalui aktivitas bersama, selain berbincang mengenai pengalaman selama bertugas. Namun, inti pertemuan tetap terletak pada kesempatan menjaga silaturahmi dan memperkuat ikatan di antara rekan satu angkatan.

Banit Regident Samsat Maros, Aiptu H. Nazir, juga mengungkapkan rasa harunya saat kembali bertemu dengan rekan-rekan IKABHAMAS. Ia mengenang masa pendidikan yang pernah mereka jalani bersama, sebelum masing-masing menempuh perjalanan pengabdian di tempat berbeda.

Menurut Nazir, persebaran anggota di sejumlah wilayah hukum Polda Sulsel membuat pertemuan langsung menjadi momen yang berharga. Kesibukan pekerjaan dan jarak antarlokasi menjadi bagian dari kondisi yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Baca Juga  Fareed Zakaria: Klaim Kemenangan AS atas Iran Terlalu Dini, Perang Justru Menguras Biaya dan Persenjataan

“Perasaan bercampur aduk, mengenang masa-masa pendidikan dulu, apalagi kami tersebar dibeberapa wilayah hukum Polda Sulsel, “tutup Aiptu. H. Nazir.

Pertemuan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana ikatan yang bermula dari masa pendidikan dapat terus dipelihara setelah para anggotanya menjalani perjalanan karier masing-masing. Reuni memberi ruang untuk mengingat pengalaman bersama, bertukar kabar, dan mempererat hubungan yang mungkin tidak dapat terjalin melalui pertemuan langsung setiap waktu.

Dalam konteks pengabdian kepolisian, tugas para personel memiliki cakupan yang luas. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 13, menetapkan tiga tugas pokok Polri, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Ketentuan tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan tugas kepolisian di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, istilah Bhayangkara memiliki akar sejarah yang panjang. Situs resmi Polri menjelaskan bahwa pada masa Kerajaan Majapahit, Patih Gajah Mada membentuk pasukan pengamanan bernama Bhayangkara yang bertugas melindungi raja dan kerajaan. Dalam perjalanan sejarah Indonesia, institusi kepolisian kemudian berkembang hingga menjadi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Bagi para anggota IKABHAMAS, reuni pada 25 Februari 2023 menjadi kesempatan untuk merawat persaudaraan di tengah perjalanan panjang tersebut. Pertemuan di Hotel Claro itu mempertemukan kembali personel yang memiliki pengalaman pendidikan bersama, tetapi kini menjalankan tugas di wilayah berbeda.

Melalui temu kangen dan pertandingan bulutangkis, para anggota mengisi pertemuan dengan kegiatan yang mempererat kedekatan. Pesan yang disampaikan Burhan dan Nazir menunjukkan arti penting menjaga komunikasi serta silaturahmi di antara rekan seperjuangan. Setelah sekitar 27 tahun pengabdian, hubungan yang mereka bangun sejak masa pendidikan tetap menjadi bagian dari kebersamaan IKABHAMAS.

Baca Juga  Tarif Parkir Resmi Rp3.000, Ojol Korban Penikaman di Jalan Mawas Bayar Rp10 Ribu