NEWS  

Cegah Wabah Penyakit Menular, Polairud Sulteng Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan di Pantoloan

Journalist Independent
IPTU Herman, perwakilan Ditpolairud Polda Sulteng, mengikuti kegiatan Rencana Kon
IPTU Herman, perwakilan Ditpolairud Polda Sulteng, mengikuti kegiatan Rencana Kon

PALU – Ancaman wabah penyakit menular di kawasan pelabuhan menjadi perhatian sejumlah instansi di Sulawesi Tengah. Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Palu menggelar kegiatan Rencana Kontingensi Kesiapsiagaan dan Respons terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) atau wabah Penyakit Infeksi Emerging (All Hazard).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Sya, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Kamis (5/11/2026), itu melibatkan berbagai instansi yang memiliki peran dalam pengawasan, pelayanan, dan penanganan kedaruratan di kawasan Pelabuhan Pantoloan.

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Polairud diwakili PS Kanit 1 SiSidik Subditgakkum, IPTU Herman, SH.

Pertemuan lintas instansi ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan menghadapi kemungkinan munculnya wabah penyakit menular di kawasan pelabuhan.

Perkuat Deteksi Dini dan Respons Darurat

Rencana kontingensi tersebut berfokus pada mitigasi risiko melalui upaya pencegahan dan deteksi dini. Selain itu, kegiatan ini juga membahas kesiapan penanganan kedaruratan kesehatan apabila terjadi KLB atau wabah penyakit infeksi emerging.

Kawasan pelabuhan menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian khusus karena menjadi tempat aktivitas masyarakat, mobilitas penumpang, serta pergerakan barang dari berbagai wilayah.

Karena itu, kesiapan setiap instansi diperlukan agar potensi penyebaran penyakit dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara cepat serta terkoordinasi.

Kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pelabuhan yang sehat, bersih, dan sesuai regulasi. Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai penularan penyakit sekaligus meminimalkan risiko korban jiwa ketika terjadi kedaruratan kesehatan.

Libatkan Berbagai Instansi

Sejumlah instansi turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya KSOP Teluk Palu, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pantoloan, Polairud Polda Sulteng, Polsek KP3 Pantoloan, TNI AL, Koramil Tawaeli, Basarnas Provinsi Sulteng, dan BPBD Kota Palu.

Baca Juga  Polres Wajo Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Sambut Jemaah Haji

Hadir pula perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulteng, Dinas Sosial Provinsi Sulteng, Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Dinas Kesehatan Kota Palu, Puskesmas Pantoloan, Camat Tawaeli, Lurah Pantoloan, Pelindo IV Pantoloan, Kantor Radio Pantai Pelabuhan Pantoloan, Dinas Perhubungan Kota Palu, serta PT Pelni Kota Palu.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan bersama. Dengan koordinasi yang baik, setiap instansi diharapkan dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi situasi darurat.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.00 Wita. Seluruh rangkaian berjalan aman dan terkendali. (*)