Patarai Amir Pimpin Golkar Maros, Siapkan Pengurus dari Kalangan Anak Muda

Journalist Independent
Ketua Golkar Maros Patarai Amir
Ketua Golkar Maros, Andi Patarai Amir. (dok. istimewa)

Journalist Independent.com, MAROS – Andi Patarai Amir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ia menyiapkan kepengurusan dari anak muda, bahkan ia menargetkan 70% komposisi pengurus baru diisi kalangan generasi Z dan milenial.

“Sesuai arahan Pak Ketua (Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin), mengakomodir semua pihak kepentingan, dan utamanya teman-teman gen Z, milenial, yang ingin berpolitik akan kami tampung di partai Golkar,” kata Patarai seusai Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Maros, di Grand Waterboo Grand Mall Maros, Senin (2/11/2026).

Patarai sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua Golkar Maros sebelum ditetapkan sebagai ketua definitif. Dia mengatakan Musda berlangsung kondusif meski hanya diikuti satu pendaftar.

Setelah penetapan ketua, Patarai akan segera mengonsolidasikan internal partai dan menyusun kepengurusan baru. Penyusunan struktur tersebut akan mengakomodasi berbagai kepentingan, termasuk memberi ruang bagi kader muda.

Patarai menargetkan komposisi kepengurusan baru terdiri atas 70% generasi Z dan milenial serta 30% pengurus lama atau senior. Dengan komposisi itu, dia berharap wajah-wajah baru dapat mengisi struktur Partai Golkar Maros.

“Wajah-wajah baru nanti akan mengisi kepengurusan partai Golkar dan saya maksimalkan kepengurusan ini betul-betul 70% gen Z, milenial, dan yang 30% adalah pengurus lama atau senior,” ujar legislator DPRD Sulsel ini.

Konsolidasi kepengurusan akan dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa setelah struktur DPD II rampung. Patarai menargetkan seluruh proses tersebut selesai pada April hingga Mei 2027.

Sementara itu, Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengapresiasi pelaksanaan Musda Golkar Maros. Dia berharap kelancaran musyawarah dapat menjadi contoh bagi DPD Golkar kabupaten/kota lainnya di Sulsel.

“Alhamdulillah proses ini berjalan dan insyaallah musyawarahnya pun berjalan dengan mulus karena kandidatnya cuma satu. Penetapan ini bisa melahirkan kepemimpinan yang solid secara aklamasi,” papar IAS.

Baca Juga  Golkar Rayu Andi Sudirman Masuk Partai Beringin, Tertarik?

IAS mengingatkan, agar penyusunan kepengurusan turut mempertimbangkan potensi generasi muda menjelang Pemilu 2029. Namun, dia menekankan pentingnya tetap melibatkan para senior dan tokoh sepuh karena memiliki magnet politik yang kuat.

“Pemilu 2029 mendatang adalah ruang yang sangat besar bagi generasi muda. Maka saya berharap dalam menyusun komposisi kepengurusan nanti harus betul-betul mempertimbangkan potensi generasi muda tanpa mengabaikan para senior dan orang-orang tua, karena magnet ketokohan mereka sangat kuat,” jelasnya.

Terkait target politik, IAS menyebut Golkar Sulsel akan berupaya menambah perolehan kursi legislatif secara maksimal di setiap tingkatan. Dia mengatakan partai mengikuti arahan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia agar tidak memasang target yang muluk-muluk.

“Ketua Umum selalu mengatakan target kita tidak usah muluk-muluk. Yang jelas kita mau mencapai target dengan menambah kursi secara maksimal. Kalau kita menargetkan kursi maksimal, dan misalnya ada kenaikan hingga 50 persen, alhamdulillah itu tentu akan berdampak jauh lebih besar,” ucap mantan Wali Kota Makassar ini. (man)