PAN Ngotot Ambil Kursi Wakil Bupati Gowa, Enam Kader Disiapkan Masuk Bursa

Journalist Independent
Partai PAN
Logo Partai PAN. (dok. HO)

Journalist Independent.com, GOWA – Partai Amanat Nasional (PAN) tak ingin kehilangan pengaruh dalam pemerintahan Kabupaten Gowa. Setelah Darmawangsyah Muin naik menjadi Bupati Gowa, partai berlambang matahari putih itu mulai menyiapkan langkah untuk merebut posisi wakil bupati yang ditinggalkan.

PAN bahkan telah mengantongi enam nama kader yang dinilai layak masuk bursa calon Wakil Bupati Gowa. Keenam nama tersebut akan dibawa ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN untuk mendapatkan dukungan dan rekomendasi partai.

Sekretaris DPW PAN Sulawesi Selatan, Chaidir Syam, mengatakan partainya berharap kursi pendamping Darmawangsyah Muin tetap menjadi bagian dari representasi PAN dalam pemerintahan Gowa.

Harapan itu, kata Chaidir, bukan tanpa alasan. PAN merupakan salah satu partai utama pengusung pasangan HATI DAMAI pada Pilkada Gowa 2024. Bupati Gowa sebelumnya, Sitti Husniah Talenrang, juga merupakan kader PAN sekaligus Ketua PAN Gowa.

“Harapan besar kami bahwa untuk usulan wakil bupati di Gowa, kita berharap memang adalah berasal dari Partai Amanat Nasional,” kata Chaidir kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).

Menurut dia, posisi PAN dalam koalisi pengusung menjadi salah satu pertimbangan agar kader partainya diberi kesempatan mengisi jabatan tersebut. Karena itu, PAN berharap partai-partai lain dalam koalisi dapat memahami aspirasi tersebut.

“Kemarin bahwa kita yang usung sebagai partai pengusung dan partai utama, di mana kita tahu bahwa Ibu Bupati Gowa kemarin berasal dari Partai Amanat Nasional dan dia adalah ketua. Sehingga kita berharap bahwa teman-teman koalisi dan seluruh partai di Kabupaten Gowa ini bisa memahami bahwa wakil bupati itu harapannya besar dari PAN,” jelasnya.

Enam kader yang disiapkan PAN berasal dari latar belakang berbeda. Mereka adalah Rahmawati Bangsawan, Bendahara DPW PAN Sulsel; M. Taufiq, Wakil Ketua DPRD Gowa; serta Amir Mappasomba Sila dan Kasim Sila, anggota DPRD Gowa.

Baca Juga  Bakom RI Bentuk Tim Khusus Kaji Algoritma dan AI, Ini Tujuannya

Dua nama lainnya yakni Irmawati, Ketua DPW Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Sulsel, dan Usman Lonta, pengurus DPW PAN Sulsel.

Chaidir menyebut, keenam figur itu dipertimbangkan berdasarkan pengalaman, rekam jejak, serta pemahaman mereka terhadap kondisi masyarakat Gowa.

Meski sudah menyiapkan nama, PAN menyadari penentuan Wakil Bupati Gowa tidak bisa diputuskan sepihak. Karena itu, komunikasi dengan DPP, partai-partai koalisi, anggota DPRD Gowa, hingga Bupati Gowa akan menjadi bagian dari langkah politik berikutnya.

PAN bahkan berharap dua nama yang nantinya masuk dalam usulan koalisi sama-sama berasal dari kader partainya. Dengan skenario itu, PAN ingin memperbesar peluang agar kursi wakil bupati diisi kader sendiri. Namun, sejauh ini keenam nama tersebut masih sebatas usulan internal DPW. Keputusan akhir tetap bergantung pada proses komunikasi politik dan kesepakatan bersama partai-partai pengusung. (na)