Journalist Independent, Doha – MotoGP Qatar 2026 terancam mencatat jumlah pembalap paling sedikit sepanjang sejarah kelas utama jika sejumlah rider yang mengalami cedera atau gangguan kesehatan batal tampil. Balapan di Sirkuit Lusail, Qatar, bahkan berpotensi hanya diikuti 13 pembalap dari total 22 rider yang terdaftar.
“Yamaha telah menginformasikan kepada MotoGP Group bahwa mereka memutuskan tidak mengikuti Grand Prix Qatar 2026,” demikian pernyataan resmi Yamaha yang dikutip MotoGP pada Minggu (1/11/2026), setelah pabrikan tersebut mengumumkan keputusannya tidak mengikuti seri Qatar.
Keputusan Yamaha membuat 4 pembalap dari dua tim yang menggunakan motor pabrikan tersebut dipastikan absen. Mereka adalah Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez.
Yamaha Tarik Diri, 5 Pembalap Dipastikan Absen
Yamaha menyatakan keputusan tidak berangkat ke Qatar berkaitan dengan pembatasan perjalanan yang berlaku di lingkungan perusahaan. Pabrikan asal Jepang itu menyebut belum menemukan alasan yang cukup untuk mengubah kebijakan perjalanan tersebut setelah melakukan penilaian terhadap situasi di kawasan Timur Tengah.
Keputusan itu berdampak pada tim pabrikan Monster Energy Yamaha dan tim satelit Prima Pramac Yamaha. Quartararo dan Rins merupakan pembalap tim pabrikan, sedangkan Miller dan Augusto Fernandez membela Pramac.
Selain 4 pembalap Yamaha, Alex Marquez juga dipastikan tidak mengikuti seri Qatar. Rider Gresini Racing tersebut memilih menjalani operasi pada bahu kanannya yang masih bermasalah sejak mengalami kecelakaan di Catalunya pada Mei 2026.
Dengan 5 pembalap dipastikan absen, jumlah rider yang tersisa dalam daftar peserta menjadi 17 orang. Perhitungan itu berasal dari total 22 pembalap yang semula masuk dalam daftar kejuaraan.
4 Pembalap Lain Masih Diragukan Tampil
Jumlah peserta berpotensi kembali berkurang karena kondisi fisik sejumlah pembalap belum sepenuhnya pulih. Crash menyebut Jorge Martin, Raul Fernandez, Joan Mir, dan Fermin Aldeguer sebagai empat rider yang partisipasinya masih menjadi tanda tanya.
Martin mengalami cedera pergelangan tangan setelah kecelakaan di MotoGP Australia. Dia sempat mencoba kembali membalap di Malaysia, tetapi mengakhiri upaya comeback sebelum balapan utama karena kondisi fisiknya belum memungkinkan.
Raul Fernandez juga masih mengalami masalah pada jari yang patah. Pembalap Trackhouse tersebut sebelumnya mundur dari MotoGP Malaysia akibat cedera yang dialaminya.
Sementara itu, Joan Mir kembali mengalami gangguan kesehatan ketika tampil di Malaysia. Pembalap Honda itu sebelumnya telah melewatkan empat seri karena masalah kesehatan yang membuatnya harus menjalani pemeriksaan dan pemulihan.
Fermin Aldeguer juga belum sepenuhnya pulih dari cedera tangan. Pembalap Gresini tersebut tengah menjalani proses pemulihan setelah mengalami patah tulang pada tangannya.
Namun, status Raul Fernandez perlu dicermati karena terdapat laporan berbeda mengenai rencana keikutsertaannya. Crash sempat memperbarui salah satu laporannya dengan menyebut Fernandez akan tampil di Qatar, sementara laporan lain masih memasukkannya dalam daftar pembalap yang diragukan.
Rekor 14 Pembalap Bisa Terlampaui
Jika keempat pembalap yang masih diragukan itu akhirnya absen, jumlah peserta MotoGP Qatar akan menyusut menjadi 13 orang. Angka tersebut lebih sedikit dibandingkan rekor jumlah starter terendah yang disebut dalam laporan awal, yakni 14 pembalap pada MotoGP Australia 2011 di Phillip Island.
Crash juga mencatat bahwa pada seri Australia 2011, sebanyak 17 pembalap masuk daftar peserta, tetapi hanya 14 yang akhirnya memulai balapan utama. Kondisi tersebut menjadi pembanding untuk melihat kemungkinan jumlah starter di Qatar tahun ini.
Meski demikian, angka 13 belum menjadi jumlah final. Pengganti pembalap yang absen masih berpotensi memengaruhi komposisi peserta, termasuk kemungkinan Gresini menurunkan pembalap pengganti untuk mengisi posisi Alex Marquez.
MotoGP Qatar Tetap Dijadwalkan Berlangsung
Di tengah persoalan jumlah pembalap, MotoGP memastikan seri Qatar tetap dijadwalkan berlangsung pada 6-8 November 2026 di Sirkuit Lusail. Balapan tersebut sebelumnya dijadwalkan pada April, tetapi dipindahkan ke November akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
MotoGP menyatakan telah berkomunikasi dengan otoritas Qatar, pengelola sirkuit, penasihat keselamatan independen, serta pihak terkait lainnya. Dari hasil penilaian tersebut, penyelenggara menyebut belum menerima informasi yang mengharuskan perubahan rencana balapan.
MotoGP juga menyampaikan bahwa tim-tim selain Yamaha telah mengonfirmasi komitmen untuk mengikuti seri Qatar. Dengan demikian, keputusan Yamaha tidak serta-merta membuat pabrikan lain menarik diri dari balapan.
Meski penyelenggara tetap berencana menggelar balapan, jumlah pembalap yang benar-benar turun ke lintasan masih bergantung pada perkembangan kondisi rider menjelang akhir pekan balapan. Jika empat pembalap yang diragukan itu tidak tampil dan tidak ada pengganti yang mengisi posisi mereka, MotoGP Qatar berpeluang hanya memiliki 13 starter. (*)






