Nathalie Holscher Sumbangkan Penghasilan Nge-DJ di Pontianak untuk Korban Karhutla

Journalist Independent
Nathalie Holscher
Nathalie Holscher.

Journalist Independent, JAKARTA – Artis sekaligus disjoki (DJ) Nathalie Holscher menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Ia menyatakan akan mendonasikan seluruh pendapatan dari penampilannya di Pontianak untuk membantu penanganan dampak kebakaran tersebut.

Aksi sosial Nathalie mendapat perhatian warganet setelah ia membagikan momen penampilannya melalui akun Instagram pribadinya, @nathalieholscher, pada 23 Oktober 2026. Dalam unggahan itu, Nathalie memperlihatkan suasana ketika dirinya tampil di atas panggung bersama sejumlah kru.

Di tengah penampilannya, mantan istri komedian Sule tersebut menyampaikan doa bagi masyarakat Kalimantan yang menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan. Ia juga mengungkapkan niat untuk menyerahkan hasil saweran maupun pendapatan dari penampilannya sebagai bentuk kepedulian terhadap wilayah yang terdampak.

“Pray untuk Kalimantan, terima kasih. Semua gaji Nathalie di sini untuk Pontianak,” lanjutnya.

Nathalie kemudian menyampaikan harapan agar kondisi masyarakat yang terdampak segera membaik. Ia berharap bencana tersebut dapat segera berakhir sehingga warga bisa kembali menjalankan aktivitas secara normal.

“Terima kasih, semoga di sini semuanya akan sembuh ya. Aamiin,” tutupnya.

Donasikan pendapatan penampilan di Pontianak

Tak hanya menyampaikan kepedulian melalui video penampilan, Nathalie juga menuliskan rencana donasi dalam unggahan lain. Ia menegaskan bahwa seluruh pendapatan dari penampilannya di Pontianak pada hari tersebut akan disumbangkan untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan dan wilayah sekitarnya.

“Semua income aku perform di Pontianak hari ini. Akan aku sumbangkan untuk karhutla di Kalimantan dan sekitarnya,”tulisnya.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan Nathalie kepada masyarakat yang menghadapi dampak kebakaran. Melalui unggahan itu, ia juga mengajak publik untuk menaruh perhatian terhadap kondisi lingkungan dan warga yang terdampak bencana.

Baca Juga  Gunung Bulu Saukang Maros Terbakar, Puluhan Pendaki Terjebak Asap Tebal

Kepedulian figur publik dapat membantu memperluas perhatian masyarakat terhadap persoalan karhutla. Meski demikian, dampak nyata dari donasi akan bergantung pada penyaluran bantuan, kebutuhan penerima, serta koordinasi dengan pihak yang menangani kondisi di lapangan.

Unggahan Nathalie pun mendapat beragam respons positif dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan apresiasi atas keputusannya menyumbangkan penghasilan untuk membantu masyarakat Kalimantan.

“Terbaik semoga makin berkah kak,” tulis akun @id***.

“Semangat semua di Kalimantan,” imbuh akun @lov***.

“Makasih ya @nathalieholscher sdh menghibur dan membagikan hasil dj ny utk Kalimantan smg selalu sehat makin bnyk rejekinya dan selalu bahagia bersama keluarga,” tambah akun @snu***.

Komentar tersebut memperlihatkan dukungan warganet terhadap aksi sosial Nathalie. Bagi sebagian masyarakat, tindakan berbagi dari figur publik juga menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi turut menyangkut keselamatan dan kehidupan warga.

Kabut asap berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga

Kebakaran hutan dan lahan merupakan persoalan lingkungan yang dapat menimbulkan dampak luas. Selain merusak vegetasi dan ekosistem, kebakaran menghasilkan asap yang mengandung partikel halus serta berbagai zat pencemar udara. Paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki penyakit jantung atau gangguan pernapasan.

Pontianak juga dapat mengalami penurunan kualitas udara akibat asap yang terbawa angin dari kawasan kebakaran di wilayah sekitarnya. Dengan demikian, lokasi kebakaran dan wilayah yang paling merasakan dampak asap tidak selalu berada di tempat yang sama.

Dalam naskah sumber, Kabupaten Kubu Raya dan Ketapang disebut sebagai wilayah sekitar yang mengalami kebakaran, sementara Pontianak menghadapi dampak berupa kabut asap. Namun, kondisi dan tingkat keparahan pencemaran udara dapat berubah menurut waktu, arah angin, intensitas kebakaran, dan hasil pemantauan kualitas udara.

Baca Juga  Di Balik Energi Pulau Dewata, Film Celukan Bawang Angkat Kehidupan Warga Pesisir

Informasi yang dikutip dari Kompas TV dalam naskah sumber menyebutkan bahwa kualitas udara Pontianak pada 23 September 2026 berada dalam kategori berbahaya berdasarkan pemantauan indeks pencemaran udara. Data tersebut merujuk pada tanggal tertentu sehingga tidak dapat langsung digunakan untuk menggambarkan kualitas udara pada 23 Oktober 2026 tanpa pembaruan pengukuran.

Kabut asap yang berlangsung dalam waktu lama juga dapat memengaruhi kehidupan ekonomi warga. Ketika kualitas udara memburuk, aktivitas di luar ruangan berpotensi berkurang. Pekerja harian, pedagang, pengemudi transportasi, dan pelaku usaha yang bergantung pada aktivitas masyarakat dapat ikut merasakan dampaknya.

Dalam naskah sumber disebutkan bahwa sejumlah warga mengeluhkan penurunan pendapatan setelah aktivitas mereka terganggu oleh kabut asap selama lebih dari dua bulan. Keterangan tersebut perlu dilengkapi data atau konfirmasi dari warga maupun pihak berwenang jika akan digunakan untuk menggambarkan kondisi ekonomi secara luas.

Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama

Penanganan karhutla memerlukan langkah terpadu, mulai dari pemadaman titik api, pencegahan pembakaran lahan, pemantauan kualitas udara, hingga perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak. Pemerintah daerah, petugas pemadam, aparat terkait, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam upaya tersebut.

Di tengah situasi itu, dukungan masyarakat melalui bantuan maupun penyebaran informasi yang terverifikasi dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan. Aksi Nathalie Holscher menjadi salah satu contoh kepedulian figur publik terhadap warga yang menghadapi dampak bencana lingkungan.

Namun, bantuan sosial tidak menggantikan kebutuhan akan penanganan kebakaran secara langsung dan berkelanjutan. Upaya pencegahan, penegakan aturan terhadap pembakaran lahan, serta perlindungan kesehatan warga tetap diperlukan agar dampak karhutla tidak terus berulang.

Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap, informasi kualitas udara terkini perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Warga juga disarankan mengurangi paparan asap, terutama bagi kelompok rentan, dan mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan yang memburuk.

Baca Juga  Nino Fernandez Klarifikasi Isu Cerai dengan Hannah Al Rasyid dan Tudingan Steffi Jadi Orang Ketiga

Melalui donasi yang diumumkannya, Nathalie berharap dapat memberikan dukungan bagi masyarakat Kalimantan. Kepedulian tersebut sekaligus menyoroti pentingnya perhatian bersama terhadap bencana karhutla yang dampaknya dapat meluas dari kawasan kebakaran hingga pusat permukiman.