Dua Tentara Israel Tewas akibat Ledakan Drone Sendiri di Gaza Utara

Journalist Independent
Tentara Israel

GAZA — Dua tentara cadangan Israel tewas dalam insiden ledakan drone militer di Gaza Utara, Kamis (24/9/2026). Drone yang mereka operasikan jatuh di dalam pos militer sebelum meledak ketika keduanya mendekati perangkat tersebut.

Militer Israel mengonfirmasi kedua tentara tersebut tewas dalam sebuah insiden operasional di Jalur Gaza. Korban diketahui bernama Sersan Mayor Cadangan Nadav Kali (24) dan Ofek Moalem (23). Keduanya bertugas di Batalion 7007, Brigade ke-16.

Menurut penyelidikan awal militer Israel, kedua tentara sedang mengoperasikan drone FPV yang membawa bahan peledak dari sebuah pos militer di Gaza Utara.

Drone pertama berhasil menjalankan misinya. Namun, drone kedua mengalami kecelakaan saat lepas landas dan jatuh di dalam area pos militer. Penyebab jatuhnya drone tersebut masih dalam penyelidikan.

Drone Meledak Saat Diperiksa

Setelah drone jatuh, kedua tentara mendekati perangkat tersebut untuk memeriksanya. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, mereka bahkan sempat mengangkat drone sebelum perangkat itu tiba-tiba meledak.

Ledakan tersebut menyebabkan keduanya mengalami luka parah. Mereka kemudian dievakuasi ke Barzilai Hospital di Ashkelon, tetapi nyawa keduanya tidak tertolong.

Media Israel menyebut insiden tersebut sebagai kecelakaan operasional atau insiden friendly fire, karena drone milik militer Israel justru menyebabkan kematian dua tentaranya sendiri. Penyebab pasti drone jatuh dan kemudian meledak belum diumumkan.

Israel Hentikan Sementara Operasi Drone

Pasca-insiden tersebut, militer Israel menghentikan sementara penggunaan drone kecil yang membawa bahan peledak. Penghentian dilakukan sembari penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan ledakan.

Penyelidikan juga akan menentukan apakah insiden tersebut berkaitan dengan gangguan teknis atau faktor lain. Hingga kini, militer Israel belum memberikan kesimpulan akhir mengenai penyebab jatuhnya drone.

Kematian Moalem dan Kali menambah daftar tentara Israel yang tewas dalam operasi militer di Jalur Gaza sejak perang pecah pada Oktober 2023.