ASAHAN — Video yang memperlihatkan warga mengerumuni sebuah mobil putih di kawasan Rusunawa Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, viral di media sosial. Video tersebut dikaitkan dengan dugaan seorang personel kepolisian melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam mobil.
Rekaman singkat itu memperlihatkan sejumlah warga berada di sekitar mobil yang terparkir. Beberapa saat kemudian, kendaraan tersebut menyalakan mesin dan diduga hendak meninggalkan lokasi.
Warga kemudian menutup pagar sehingga mobil tidak langsung dapat keluar dari area tersebut.
Pengunggah video menyertakan narasi, “Viral diduga oknum polisi digerebek warga saat mesum tak berbusana di Asahan,”.
Bripda SAS Diperiksa Propam
Kasi Humas Polres Tanjung Balai Ipda Muhammad Ruslan membenarkan pria yang berada di dalam mobil tersebut merupakan anggota Polres Tanjung Balai.
Personel tersebut berinisial Bripda SAS dan bertugas di Satuan Samapta Polres Tanjung Balai.
“Benar, Bripda SAS personel Polres Tanjung Balai di Satuan Samapta,” kata Ruslan kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Sabtu (19/9/2026).
Ruslan mengatakan Propam Polres Tanjung Balai kini memeriksa Bripda SAS. Namun, pihaknya belum menjelaskan secara rinci kronologi kejadian karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
“Sedang dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Tanjung Balai,” ujar Ruslan.
Terancam Penempatan Khusus
Ruslan menjelaskan, Bripda SAS dapat menjalani penempatan khusus atau Patsus apabila penyidik menemukan dua alat bukti yang mengarah pada dugaan pelanggaran tersebut.
“Setelah ditemukan 2 alat bukti, akan dilakukan Patsus selama 30 hari ke depan guna percepatan proses pemeriksaan,” tuturnya.
Hingga kini, pemeriksaan terhadap Bripda SAS masih berjalan. Pihak kepolisian juga belum membeberkan lebih jauh hasil pemeriksaan maupun kronologi lengkap insiden yang menjadi perhatian warga tersebut.






