Jelang Idul Adha 2023, Ditlantas Polda Sulsel Siapkan Pengamanan Jalur Mudik dan Batasi Truk Besar

Journalist Independent

SULSEL – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan menyiapkan langkah pengamanan arus kendaraan menjelang perayaan Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 29 Juni 2023. Direktorat Lalu Lintas menggelar rapat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur hari raya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel Kombes Pol Faizal S.IK., MH., memimpin langsung rapat tersebut. Pembahasan berfokus pada pengamanan jalur sebelum dan setelah Idul Adha, termasuk pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.

Faizal mengatakan, kepolisian perlu mempersiapkan langkah antisipasi menyusul penetapan hari libur oleh pemerintah. Personel lalu lintas akan mengoptimalkan pengamanan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

“Alhamdulillah, hari ini kami menggelar rapat KRYD jelang perayaan Idul Adha, diketahui bahwa berdasarkan keputusan Pemerintah terkait hari libur, olehnya itu kami mengantisipasi untuk PAM jalur pra dan pasca mudik, “kata KBP. Faizal S. Ik, MH, kepada Journalist Independent. Com.

Pengamanan tersebut menyasar perjalanan masyarakat yang hendak merayakan Idul Adha bersama keluarga di kampung halaman. Selain memantau pergerakan kendaraan, petugas juga perlu mengantisipasi kepadatan di jalur penghubung antarkabupaten dan wilayah perkotaan.

Polrestabes Makassar, Gowa, dan Maros Disiagakan

Dalam rapat KRYD tersebut, Faizal memberikan perhatian khusus kepada jajaran lalu lintas Polrestabes Makassar, Polres Gowa, dan Polres Maros. Ketiga wilayah itu mendapat penugasan untuk membantu mengamankan jalur perjalanan masyarakat selama periode libur Idul Adha.

Personel diminta mengatur arus kendaraan sekaligus menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kepadatan. Kepolisian juga menekankan pentingnya menyiapkan jalur alternatif agar pengendara memiliki pilihan ketika ruas utama mengalami hambatan.

Baca Juga  Pemadaman Listrik Sulsel Berpotensi Berlangsung hingga Empat Jam Hari Ini

Faizal menyebut pengamanan akan difokuskan pada periode H-1 hingga H+4 Idul Adha. Dalam rentang waktu tersebut, petugas diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan.

“Untuk jajaran Polrestabes Makassar, Gowa dan Maros kami amanahkan untuk PAM jalur bagi para pemudik, H-1 dan H+4 Idul Adha. Berikan keamanan dan kenyamanan, menyiapkan antisipasi dan jalur alternatif, “tambahnya.

Penempatan personel di jalur strategis menjadi salah satu langkah untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya jumlah kendaraan. Petugas dapat melakukan pengaturan arus, memantau titik rawan kemacetan, serta memberikan arahan kepada pengguna jalan sesuai kondisi di lapangan.

Selain itu, koordinasi antara satuan lalu lintas di wilayah yang saling terhubung diperlukan agar penanganan kepadatan tidak hanya terpusat pada satu titik. Arus kendaraan yang bergerak dari Makassar menuju kabupaten lain perlu dipantau secara berkesinambungan, terutama ketika terjadi perlambatan di jalur utama.

Kepolisian juga perlu menyampaikan informasi mengenai kondisi jalan kepada masyarakat agar pengendara dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Penggunaan jalur alternatif harus tetap mempertimbangkan kondisi jalan, keselamatan pengguna, serta arahan petugas di lapangan.

Operasional Truk Bermuatan Besar Diminimalkan

Selain menyiapkan personel pengamanan, Ditlantas Polda Sulsel meminta jajaran satuan lalu lintas mengantisipasi pergerakan truk bermuatan besar. Faizal menyampaikan bahwa pengoperasian kendaraan tersebut perlu diminimalkan sementara selama periode peningkatan arus mudik Idul Adha.

Langkah itu diarahkan untuk membantu menjaga kelancaran perjalanan masyarakat, terutama di jalur yang menghubungkan sejumlah kabupaten di Sulsel. Kendaraan berat yang bergerak bersamaan dengan kendaraan pribadi dapat memengaruhi kecepatan arus, khususnya pada ruas dengan kondisi jalan yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Faizal menyebut beberapa jalur yang menjadi perhatian, yakni poros Camba-Bone, Gowa-Makassar, serta Maros-Pangkep. Ia telah meminta para kepala satuan lalu lintas untuk memperhatikan operasional truk bermuatan besar di jalur tersebut.

Baca Juga  Empat Tersangka Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Diserahkan ke Kejari Pinrang

“Terkait truck bermuatan besar, sudah saya sampaikan ke para Kasat agar meminimalisir pengoperasiannya demi lancarnya arus pemudik, khususnya jalur poros Camba-Bone, Gowa-Makassar dan Maros-Pangkep, “tutup KBP. Faizal S. Ik, MH.

Pengaturan kendaraan berat pada masa libur perlu dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dan kondisi lalu lintas aktual. Koordinasi dengan instansi terkait juga penting agar langkah pengaturan tidak mengabaikan kebutuhan distribusi barang maupun ketentuan operasional kendaraan angkutan.

Jalur Camba-Bone hingga Maros-Pangkep Jadi Perhatian

Poros Camba-Bone menjadi salah satu jalur yang mendapat perhatian dalam rencana pengamanan tersebut. Begitu pula jalur Gowa-Makassar dan Maros-Pangkep yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Pada periode libur hari raya, peningkatan perjalanan dapat membuat kondisi lalu lintas berubah dalam waktu singkat. Karena itu, pemantauan di lapangan dibutuhkan untuk membantu petugas menentukan langkah pengaturan sesuai situasi yang terjadi.

Pengendara juga perlu memperhatikan kesiapan kendaraan sebelum berangkat, menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas. Pengemudi sebaiknya tidak memaksakan perjalanan ketika lelah dan memilih tempat istirahat yang aman jika membutuhkan jeda.

Bagi masyarakat yang melintasi jalur antarkabupaten, memeriksa kondisi kendaraan dan merencanakan waktu perjalanan dapat membantu mengurangi risiko selama berkendara. Pengguna jalan juga perlu mengutamakan keselamatan, bukan hanya mengejar waktu tiba di tujuan.

KRYD untuk Menjaga Keamanan Perjalanan

Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan merupakan upaya kepolisian untuk memperkuat kegiatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai kebutuhan situasi. Dalam konteks menjelang Idul Adha, kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung pengamanan perjalanan masyarakat dan mengantisipasi gangguan kelancaran lalu lintas.

Melalui rapat tersebut, Ditlantas Polda Sulsel mengarahkan jajaran di wilayah Makassar, Gowa, dan Maros agar menyiapkan personel, mengantisipasi kepadatan, serta memperhatikan operasional truk bermuatan besar di jalur yang menjadi perhatian.

Baca Juga  Kerusakan Dua Kamera ETLE di Makassar Tembus Rp1,06 Miliar Usai Demo Ricuh

Langkah antisipasi sejak sebelum hari raya diharapkan membantu petugas merespons perubahan kondisi lalu lintas secara lebih cepat. Pengamanan juga perlu berlanjut setelah perayaan karena masyarakat masih berpotensi melakukan perjalanan pulang atau kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan persiapan tersebut, Ditlantas Polda Sulsel berupaya menjaga agar perjalanan masyarakat selama libur Idul Adha berlangsung aman dan tertib. Kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas tetap menjadi bagian penting untuk mendukung upaya kepolisian dalam mencegah kemacetan dan kecelakaan.