SOPPENG – Kapolres Soppeng AKBP Dr. (C) H Muhammad Yusuf Usman S.H., S.I.K., M.T. menyalurkan bantuan makanan bergizi dan uang santunan kepada tiga anak penderita stunting di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Patroli Stunting yang dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan kerja di Polsek Marioriawa.
Melalui kegiatan ini, Polres Soppeng berupaya menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang mengalami stunting sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam menekan angka gangguan pertumbuhan pada anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan keluarga mereka.
Kapolres Soppeng mengatakan, kunjungan kerja ke Polsek Marioriawa tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tugas kepolisian. Ia juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menjalankan Patroli Stunting dengan mengunjungi anak-anak yang membutuhkan perhatian.
“Patroli Stunting yang dilaksanakan dengan memberikan anak penderita stunting bantuan sosial berupa makanan yang bergizi serta uang santunan.”
Yusuf Usman menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa. Menurut dia, penanganan stunting membutuhkan perhatian berbagai pihak agar anak-anak memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Ia juga menyebut Patroli Stunting sebagai bagian dari dukungan kepolisian terhadap upaya pemerintah menurunkan angka stunting. Program tersebut, kata dia, sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo melalui Kapolri untuk membantu pemerintah menangani persoalan tersebut.
“Patroli Stunting tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap anak – anak generasi penerus yang menderita stunting.”
Kapolres Soppeng menegaskan, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga. Melalui Patroli Stunting, Polres Soppeng ingin ikut mendukung perhatian terhadap anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan.
Menurut Yusuf Usman, program tersebut menjadi salah satu kegiatan yang digencarkan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-77. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak penerima dan membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan mereka.
“Untuk itu menyambut Momentum Hari Bhayangkara ke 77, kita gelorakan Patroli Stunting dengan harapan bahwa kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada anak penderita stunting”.terangnya.
Ia menambahkan, Polres Soppeng berencana melanjutkan kegiatan Patroli Stunting secara berkelanjutan. Dengan demikian, dukungan kepada anak-anak penderita stunting tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya sosial kepolisian di wilayah Kabupaten Soppeng.
“Patroli ini juga akan kita laksanakan secara berkelanjutan dalam membantu pemerintah menurunkan angka penderita Stunting khususnya diwilayah Kabupaten Soppeng”.tutupnya.
Program tersebut menempatkan kepolisian sebagai salah satu unsur yang dapat mendukung upaya penanganan stunting melalui bantuan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Namun, penanganan stunting tetap membutuhkan keterlibatan tenaga kesehatan, pemerintah daerah, keluarga, serta pihak terkait lainnya agar anak-anak memperoleh pendampingan dan pemenuhan kebutuhan gizi sesuai kondisi masing-masing.
Kegiatan Patroli Stunting di Kecamatan Marioriawa ini menyasar tiga anak. Informasi mengenai identitas penerima, bentuk pendampingan kesehatan, serta tindak lanjut dari instansi terkait belum disampaikan dalam keterangan yang tersedia.






