Bursa Wakil Bupati Gowa Mulai Menghangat: Sejumlah Nama Bermunculan, PAN Berpeluang

Journalist Independent
Gubernur Sulsel lantik Darmawangsyah Muin jadi Bupati Gowa
Gubernur Sulsel Andi Sudirman melantik Darmawangsyah Muin jadi Bupati Gowa. (dok. istimewa)

Journalist Independent.com, GOWA — Kursi Wakil Bupati Gowa kini menjadi perhatian setelah Darmawangsyah Muin resmi dilantik sebagai Bupati Gowa menggantikan Husniah Talenrang. Sejumlah partai politik pengusung mulai memberi sinyal mengenai figur yang berpeluang mengisi posisi tersebut.

Dua nama yang mulai mencuat dalam pembicaraan politik adalah Lukman B Kady dari Partai Golkar dan kader Partai Amanat Nasional (PAN). Meski begitu, belum ada nama yang ditetapkan sebagai calon resmi untuk mendampingi Darmawangsyah menjalankan pemerintahan Kabupaten Gowa.

Darmawangsyah sendiri belum ingin terburu-buru membicarakan sosok penggantinya. Politisi Partai Gerindra itu mengatakan masih perlu berkomunikasi dengan partai-partai pengusung sebelum masuk ke pembahasan lebih jauh.

“Belum, kita kan baru dilantik hari ini. Jadi, saya masih harus komunikasi juga dengan partai pengusung, kemudian banyak hal yang harus kita bicarakan, insyaallah,” kata Darmawangsyah seusai dilantik di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026).

Ia berharap wakil bupati yang nantinya terpilih merupakan figur yang mampu bekerja sama dengannya dalam menjalankan pemerintahan dan melayani masyarakat.

“Doakan saja saya dan kami mendapatkan wakil terbaik yang bisa membantu saya,” ujarnya.

Darmawangsyah juga menyebut putra-putri terbaik Gowa memiliki kesempatan untuk mengisi posisi tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan kriteria khusus maupun nama yang sedang dipertimbangkan.

“Semua hebat-hebat. Artinya, pasti putra-putri terbaik Gowa itu yang kita inginkan,” katanya.

Golkar Munculkan Nama Lukman B Kady

Di tengah belum adanya keputusan resmi, Partai Golkar mulai menyebut kadernya yang dinilai berpeluang masuk dalam pembahasan calon Wakil Bupati Gowa.

Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menyebut nama Lukman B Kady sebagai salah satu figur yang dapat dipertimbangkan.

Lukman merupakan anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Golkar yang berasal dari daerah pemilihan Gowa-Takalar.

Baca Juga  Jokowi Akan Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI November 2026

“Ya tentu saja, ada anggota FPG (Fraksi Partai Golkar) Sulsel asal Gowa, Pak Lukman B Kady. Tapi soal nama itu harus disepakati partai pengusung, tentu saja konsultasi Pak Bupati, Pak Darmawangsyah Muin,” kata Rahman.

Meski menyebut nama kader internal, Rahman menegaskan keputusan tetap bergantung pada kesepakatan partai-partai koalisi. Golkar juga menginginkan figur yang dapat membangun kerja sama dengan Darmawangsyah dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Yang bisa kerja sama Pak Bupati,” ujarnya.

PAN Juga Disebut Berpeluang

Selain Golkar, Partai Amanat Nasional turut disebut dalam dinamika pengisian kursi wakil bupati.

Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, sebelumnya menyampaikan keinginannya agar PAN mendapat kesempatan mengisi posisi tersebut. Pernyataan itu disampaikan sebagai pandangan pribadi, bukan keputusan resmi partai pengusung.

“Kalau saya sebagai kader yang ditanya, ya kasih PAN lah. Ini mungkin bukan dibilang jatahnya PAN, tapi bolehlah dikasih ke PAN,” kata Hasrul.

Sementara itu, Darmawangsyah juga sempat membuka peluang bagi PAN ketika ditanya mengenai kemungkinan wakil bupati berasal dari partai tersebut. Ia menjawab, “Kemungkinan besar.”

Meski demikian, belum ada nama kader PAN yang secara resmi diumumkan untuk mengikuti proses pengisian jabatan tersebut.

Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras, juga belum menyebut kandidat dari partainya. Ia menyatakan pengisian posisi wakil bupati mengikuti mekanisme partai pengusung dan terbuka terhadap kemungkinan berbagi kesempatan dengan partai lain.

“Berbagi itu bagus,” kata Iwan.

Tujuh Partai Pengusung Harus Bersepakat

Pengisian kursi Wakil Bupati Gowa tidak bisa ditentukan oleh satu partai saja. Posisi tersebut harus melalui pembahasan partai-partai pengusung pasangan Hati Damai pada Pilkada Gowa 2024.

Koalisi tersebut terdiri dari tujuh partai, yakni Gerindra yang memiliki delapan kursi di DPRD Gowa, PAN enam kursi, Golkar empat kursi, Demokrat empat kursi, PKS dua kursi, PDIP satu kursi, dan Perindo satu kursi.

Baca Juga  Kursi Wakil Bupati Gowa Mulai Diperebutkan, Nama Rismawati, Kasim Sila dan Hasrul Muncul

Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, mengatakan pembahasan formal mengenai calon wakil bupati belum dilakukan. Namun, DPRD menargetkan tahapan pengisian jabatan tersebut mulai berjalan paling lambat dua pekan setelah Darmawangsyah dilantik.

Artinya, komunikasi di antara partai pengusung menjadi tahapan penting sebelum nama-nama calon dibawa ke DPRD.

Berdasarkan mekanisme pengisian jabatan wakil kepala daerah yang kosong, calon diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik pengusung untuk selanjutnya dipilih melalui rapat paripurna DPRD.

Dengan munculnya nama Lukman B Kady, sinyal dari PAN, serta sikap Gerindra yang membuka peluang berbagi, pembahasan kursi Wakil Bupati Gowa diperkirakan akan melibatkan komunikasi antarkoalisi.

Untuk saat ini, belum ada nama yang disepakati. Keputusan akhirnya masih menunggu pembicaraan partai pengusung dan komunikasi dengan Darmawangsyah Muin.

Kasim Sila, Rismawati hingga Hasrul Ikut Disebut

Selain Lukman B Kady, sejumlah nama lain juga mulai masuk dalam perbincangan bursa Wakil Bupati Gowa. Dari PAN, ada Kasim Sila yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PAN DPRD Gowa. Ia menyampaikan harapan agar partainya mendapat kesempatan mengisi posisi tersebut, mengingat Husniah Talenrang yang sebelumnya menjabat Bupati Gowa merupakan kader PAN.

Sementara dari Partai Demokrat, nama Rismawati Kadir Nyampa turut mencuat. Ketua DPC Demokrat Gowa itu merupakan mantan anggota DPRD Sulsel dan pernah menjadi calon wakil bupati yang berpasangan dengan Darmawangsyah sebelum Pilkada Gowa 2024. Rismawati menyatakan siap apabila mendapat amanah untuk mendampingi Darmawangsyah.

Nama lainnya adalah Hasrul Abdul Rajab dari Partai Gerindra. Saat ini, Hasrul menjabat Wakil Ketua DPRD Gowa. Ia juga menjadi salah satu figur yang disebut dalam pemberitaan mengenai bursa calon wakil bupati.

Baca Juga  Bakom RI Bentuk Tim Khusus Kaji Algoritma dan AI, Ini Tujuannya

Meski sejumlah nama mulai diperbincangkan, belum satu pun ditetapkan sebagai kandidat resmi. Demokrat sendiri menyatakan masih akan membahas peluang kadernya melalui mekanisme internal sebelum dibawa ke forum koalisi. (lam)