JAKARTA – Sejumlah aksi unjuk rasa akan berlangsung di beberapa titik Jakarta pada Kamis (24/9/2026). Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat menghindari kawasan Monumen Nasional (Monas), Gedung DPR/MPR RI, serta sejumlah ruas jalan utama untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Melalui akun TMC Polda Metro Jaya, polisi menyebut potensi kepadatan lalu lintas mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB hingga aksi selesai. Masyarakat diminta menyesuaikan waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif.
“Kamis, 24 September 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, masyarakat yang akan melintas di kawasan Jl. Sudirman-Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas,” tulis TMC Polda Metro Jaya, Rabu (23/9).
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi aksi. Petugas akan menyesuaikan pengaturan dengan kondisi di lapangan.
“Untuk menghindari kepadatan, masyarakat dapat memilih rute alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan. Arus lalu lintas di kawasan tersebut akan diatur secara situasional sesuai kondisi di lapangan dan arahan petugas,” tulis TMC Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal. Warga juga diminta memantau perkembangan lalu lintas sebelum berangkat.
“Pantau informasi terbaru melalui media sosial TMC Polda Metro Jaya, gunakan jalur alternatif apabila diperlukan, dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pengaturan lalu lintas akan disesuaikan dengan perkembangan situasi agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Budi.
Rute Alternatif Menuju Monas
Polisi menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi masyarakat yang tetap harus melintas di sekitar kawasan Monas.
Pengendara dari Jakarta Barat dapat menuju Monas melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Suryopranoto, Harmoni, kemudian Monas.
Dari Jakarta Selatan, pengendara dapat menggunakan Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, lalu menuju Monas.
Sementara itu, pengendara dari Jakarta Timur dapat melewati Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, dan selanjutnya menuju Monas.
Alternatif Menuju Slipi dan Tomang
Polisi juga mengatur jalur alternatif bagi pengendara dari Simpang Semanggi yang hendak menuju Slipi atau Tomang.
Pengendara dapat melintas melalui Jalan Sudirman, Bendungan Hilir, Pejompongan, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.
Sementara pengendara dari Jalan Gatot Subroto dapat menggunakan Jalan Gerbang Pemuda, Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, kemudian Jalan Letjen S. Parman.
Budi meminta masyarakat mengikuti arahan petugas selama pengaturan lalu lintas berlangsung. Polisi juga menyampaikan permohonan maaf jika rekayasa lalu lintas berdampak terhadap mobilitas warga.
“Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila mobilitasnya sedikit terganggu. Pengaturan ini kami lakukan agar seluruh aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan lancar dan aman,” kata Budi. (*)






