Buka Bersama Awak Media, Kapolda Sulsel. Irjen. Pol. Setyo Boedi Moempoeni Harso SH, Haturkan Terima Kasih

Journalist Independent

SULSEL, — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs. Setyo Boedi Moempoeni Harso mengapresiasi peran awak media dalam menjaga suasana kondusif melalui pemberitaan yang bijak dan menyejukkan. Apresiasi itu disampaikan saat ia menggelar buka puasa bersama insan pers di Cafe Verda, Jalan Bontolempangan, Makassar, 17 April 2023.

Dalam pertemuan tersebut, Setyo Boedi menyampaikan terima kasih kepada para jurnalis yang membantu menyampaikan informasi mengenai kegiatan kepolisian kepada masyarakat. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang dapat memberikan pemahaman kepada publik.

“Mewakili jajaran Polda Sulsel mengucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan media atas pemberitaan yang sejuk. Mampu menyajikan informasi ke publik dengan sangat bijak sehingga masyarakat dapat pencerahan, “kata Irjen. Pol. Drs. Setyo Boedi Moempoeni SH. M. Hum.

Kapolda menilai pemberitaan yang disampaikan secara bijak dapat membantu masyarakat memahami berbagai peristiwa secara lebih utuh. Informasi yang akurat juga dapat mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia berharap hubungan antara Polda Sulsel dan awak media terus terjalin melalui komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang profesional. Menurutnya, kepolisian dan media memiliki peran berbeda, tetapi dapat saling mendukung dalam menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Apresiasi atas pemberitaan pawai kemenangan PSM

Setyo Boedi secara khusus menyoroti pemberitaan mengenai pesan damai bagi suporter PSM Makassar menjelang dan selama perayaan kemenangan tim berjuluk Juku Eja tersebut. Ia menilai media turut berperan menyampaikan pesan agar suporter merayakan keberhasilan tim dengan tertib.

Pemberitaan mengenai perayaan kemenangan PSM menjadi salah satu contoh bagaimana media dapat membantu menyebarkan imbauan positif kepada masyarakat. Pesan tentang ketertiban dan sikap saling menghormati diperlukan ketika kegiatan yang melibatkan banyak orang berlangsung di ruang publik.

Baca Juga  PS Kaban Sulsel Dr Reza Faisal Saleh, Hadiri Peresmian Pos Pelayanan Ditlantas Polda Sulsel

“Termasuk pemberitaan perayaan pawai PSM, media mampu menyampaikan pesan damai dengan baik kepada masyarakat, “lanjutnya.

Bagi kepolisian, penyampaian pesan keamanan melalui media dapat menjangkau masyarakat secara luas. Informasi tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi warga agar tetap memperhatikan ketertiban, termasuk ketika merayakan kegiatan olahraga yang melibatkan banyak suporter.

Di sisi lain, media tetap memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi secara berimbang, memeriksa fakta, dan membedakan keterangan resmi dari informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, pemberitaan tidak hanya menjadi sarana penyampaian imbauan, tetapi juga membantu publik memahami peristiwa berdasarkan fakta.

Kapolda tekankan sinergi Polri dan media

Dalam kesempatan itu, Setyo Boedi juga menekankan pentingnya hubungan yang saling mendukung antara kepolisian dan media. Ia menyebut hubungan tersebut sebagai simbiosis mutualisme karena kedua pihak memiliki peran yang dapat saling melengkapi.

“Polri dan media merupakan peranan simbiosis mutualisme, saling membutuhkan. Olehnya itu, kita harus saling asah, asih dan asuh agar kesinergisan terus berlanjut secara berkesinambungan, “tambahnya.

Sinergi tersebut, menurut pesan yang disampaikan Kapolda, perlu dijaga melalui komunikasi dan hubungan kerja yang baik. Kepolisian membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, sedangkan media memerlukan akses informasi dan keterangan dari pihak berwenang untuk mendukung kerja jurnalistik.

Meski demikian, kerja sama tersebut tetap perlu berjalan sesuai fungsi masing-masing. Kepolisian menjalankan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, sementara media bekerja menyampaikan informasi kepada publik secara independen, akurat, dan bertanggung jawab.

Keterbukaan informasi menjadi salah satu unsur penting dalam hubungan tersebut. Keterangan yang jelas dari pihak kepolisian dapat membantu jurnalis menghindari kesalahan informasi, sedangkan pemberitaan yang kritis dan berlandaskan fakta dapat menjadi bagian dari pengawasan publik terhadap pelaksanaan tugas institusi.

Baca Juga  30 Ton Bantuan Sulsel Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Karena itu, komunikasi yang berkelanjutan perlu disertai penghormatan terhadap prinsip jurnalistik dan kewenangan masing-masing pihak. Hubungan yang profesional diharapkan dapat mendukung keterbukaan informasi tanpa mengurangi independensi media dalam menjalankan tugasnya.

Dihadiri pejabat utama Polda Sulsel

Acara buka puasa bersama tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulsel. Mereka antara lain Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, S.I.K., Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Jamal, S.I.K., Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mochammad Ngajib, S.I.K., serta Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol I Komang Suartana, S.I.K.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kebersamaan pada bulan Ramadhan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian dan awak media untuk memperkuat komunikasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Redaksi Media Rakyat Sulsel menyerahkan cinderamata kepada Kapolda Sulsel. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan buka puasa bersama.

Melalui pertemuan itu, Kapolda berharap hubungan antara Polda Sulsel dan media terus terpelihara. Ia juga mengapresiasi pemberitaan yang dinilai membantu menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban kepada masyarakat, termasuk ketika warga merayakan keberhasilan PSM Makassar.

Ke depan, komunikasi yang baik antara kepolisian dan insan pers diharapkan dapat mendukung penyebaran informasi yang akurat, mendorong pemahaman publik, serta membantu menjaga situasi keamanan di Sulawesi Selatan tetap kondusif.