NEWS  

Pria 47 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Sleman, Tetangga Curiga Pintu Tak Terbuka

Journalist Independent
Pria di Sleman ditemukan meninggal di kamar kosnya.
Pria di Sleman ditemukan meninggal di kamar kosnya. (HO/ist)

Journalist Independent, YOGYAKARTA — Sebuah kamar kos di Dusun Godean IV, Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, menyimpan kejadian tragis pada Jumat siang, 6 November 2026.

Seorang pria berinisial B.N. (47) ditemukan meninggal dunia setelah tetangga kos merasa curiga karena pintu kamarnya tidak kunjung terbuka sejak pagi.

Warga menemukan korban sekitar pukul 13.30 WIB dalam kondisi tidak bergerak. Kecurigaan yang semula muncul dari aktivitas penghuni kos sehari-hari itu berubah menjadi laporan darurat setelah warga memeriksa kamar dan mendapati B.N. sudah tidak bernyawa.

Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, menjelaskan bahwa tetangga korban menjadi pihak pertama yang menyadari situasi tidak biasa tersebut.

Mereka kemudian mengajak warga sekitar untuk memastikan kondisi B.N. sebelum melaporkan kejadian itu kepada Polsek Godean.

“Setelah menerima laporan dari warga, petugas langsung meluncur ke lokasi bersama Tim Inafis dan tim medis untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal,” ujar Argo, Jumat, 6 November 2026.

Polisi Periksa Lokasi dan Evakuasi Jenazah ke RS Bhayangkara

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Godean mendatangi lokasi bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Sleman dan petugas medis Puskesmas Godean I.

Mereka melakukan pemeriksaan awal serta mengamankan tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan informasi terkait penemuan jasad tersebut.

Pemeriksaan medis awal di lokasi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski begitu, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian B.N. dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi medis yang mendasarinya.

“Hasil pemeriksaan awal dari pihak Puskesmas Godean I menyatakan tidak ada indikasi atau tanda-tanda penganiayaan fisik. Namun, untuk memastikan penyebab kematiannya secara medis, jenazah dipindahkan ke RS Bhayangkara,” beber Argo.

Baca Juga  Belasan Kawasan di Makassar Terdampak Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Langkah tersebut bertujuan memastikan penyebab kematian korban berdasarkan hasil pemeriksaan medis, bukan sekadar temuan awal di lokasi.

Hingga pemeriksaan lanjutan memberikan kepastian, polisi belum menyampaikan penyebab pasti kematian B.N. Temuan awal yang tidak menunjukkan tanda kekerasan juga belum cukup untuk memastikan seluruh kemungkinan penyebab meninggalnya korban.

Polresta Sleman sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan perubahan aktivitas atau kondisi mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. Kepedulian terhadap tetangga, terutama sesama penghuni kos, dinilai penting untuk membantu mendeteksi situasi darurat lebih cepat.

Argo mengimbau warga segera menghubungi kepolisian apabila menemukan keadaan yang membutuhkan penanganan segera.

“Kami menghimbau warga untuk saling menjaga dan peduli pada kondisi tetangga kanan-kiri. Jika ada hal yang mencurigakan atau situasi darurat, segera laporkan ke Polsek terdekat atau layanan panggilan darurat agar bisa segera ditangani,” pungkasnya. (*)