SULSEL  

Karhutla di Malino Gowa Picu Pohon Tumbang, Jalan Wisata Sempat Macet Satu Jam

Journalist Independent
Pohon tumbang di ruas jalan Malino, Kabupaten Gowa.
Pohon tumbang di ruas jalan Malino, Kabupaten Gowa.
Journalist Independent, GOWA — Aktivitas perjalanan wisata menuju Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat terganggu setelah sebuah pohon tumbang dan menutup badan jalan.
Insiden yang terjadi pada Sabtu (31/10/2026) itu berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar lokasi. Kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas dengan normal hingga petugas menyelesaikan proses pembersihan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa, Wahyudin, mengatakan kebakaran hutan menjadi penyebab pohon tersebut tumbang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wita di Lingkungan Malino, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

“Penyebab (pohon tumbang), kebakaran hutan,” kata Wahyudin, Sabtu (31/10/2026).

Batang pohon beserta rantingnya melintang di jalan poros menuju kawasan wisata Malino. Kondisi tersebut membuat kendaraan kesulitan melintas dan memicu kemacetan di sekitar lokasi.

“Batang dan ranting pohon sempat melintang di jalan poros sehingga menghambat kendaraan yang melintas,” ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gowa langsung berkoordinasi dengan sejumlah unsur untuk membuka kembali akses jalan. Personel TNI-Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat turut membantu proses evakuasi batang serta ranting pohon.

Petugas bekerja membersihkan material pohon yang menghalangi badan jalan agar kendaraan dapat kembali melintas. Upaya tersebut membuahkan hasil dalam waktu sekitar satu jam setelah kejadian.

Wahyudin memastikan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 12.30 Wita. Dengan demikian, pengguna jalan menuju Malino dapat melanjutkan perjalanan setelah petugas menyelesaikan pembersihan.

“Pada jam 12.30 Wita arus lalu lintas kembali normal,” jelasnya.

BPBD Gowa juga memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Tidak ada laporan kerusakan bangunan ataupun kerugian materiil akibat pohon tumbang tersebut.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka,” tegas Wahyudin.

Baca Juga  Ada Diskon 50% PKB di Sulsel, Bebas Denda hingga 31 Oktober 2026

Karhutla Malino Hanguskan Dua Hektare Lahan

Peristiwa pohon tumbang ini menambah perhatian terhadap kejadian karhutla di kawasan Malino. Sebelumnya, kebakaran melanda dua titik di kawasan hutan pinus, yakni Batulapisi Dalam dan Bulusalili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

BPBD Gowa mencatat total lahan yang terbakar dari kedua titik tersebut mencapai sekitar dua hektare.

“Sekitar 2 hektare ditotal dua titik,” ungkap Wahyudin pada Minggu (18/10/2026).

Api pertama kali muncul di Batulapisi Dalam pada Sabtu (17/10) malam. Kebakaran kemudian terjadi di Bulusalili pada Minggu dini hari. Petugas berhasil memadamkan kedua titik api secara bertahap.

Proses penanganan melibatkan tim konservasi sumber daya alam (KSDA), TNI-Polri, pemerintah setempat, dan masyarakat. Sebagian besar area yang terdampak kebakaran berada di luar kawasan hutan negara.

Rangkaian kejadian tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi kawasan wisata Malino.

Selain ancaman kebakaran, kondisi pepohonan di sekitar area terdampak juga perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi kejadian serupa yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan. (*)